Langsung ke konten utama

Postingan

Prihatin atas limbah B3 aktivis Magetan memasang masker di patung gubernur Suryo

Magetan (Aenews9.com) -Demo tunggal di lakukan oleh aktivis Magetan,Rudi H Setiawan atau akrab di sapa rugos atas  kondisi pencemaran lingkungan hidup di Magetan yang semakin memprihatinkan.Limbah B3(bahan berbahaya beracun) yang semakin hari semakin menghawatirkan membuat aktivis Rudi H Setiawan melakukan aksi protes  memasangkan masker pada  patung Gubernur Suryo yang  berada di utara alun-alun, Sabtu(7/4/2018). Aksi protes tunggal oleh Rudi H Setyawan ini di lakukan dengan cara memanjat tugu patung gubernur Suryo dengan menggunakan tangga bambu dan memasangkan masker didepan wajah patung gubernur Suryo yang juga menjadi salah satu ikon Kota Magetan  dan pemasangan Poster protes yang di tujukan ke pemerintah Kabupaten Magetan.Aksi yang di lakukakannya tergolong nekat dan berani ini adalah bentuk sindiran  keras  kepada pemerintah Kabupaten Magetan yang melempem bahkan cenderung tidak peduli  dalam penanganan limbah B3 yang juga berbahaya se...

KPU Kabupaten Madiun Adakan Debat Publik Pertama Untuk Paslon Pilkada 2018

Madiun (Aenews9.com) -- Perhelatan pilkada  serentak masih kurang dua Komisiihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun akan menggelar debat publik pertama pemilihan bupati dan wakil bupati Madiun 2018, bertempat di Asrama Haji Jln raya Ring Road Kota Madiun.Sabtu (7/4/2018) Pukul14.00WIB .  Dalam acara debat publik nanti KPU Kabupaten Madiun membatasi setiap pasangan calon (paslon) hanya boleh membawa 50 pendukung saat debat berlangsung. Komisioner KPU Kabupaten Madiun, Anwar Sholeh, mengatakan tiga paslon yang akan bertarung pada Pilkada Kabupaten Madiun 2018 yaitu paslon nomor satu Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto, paslon nomor dua Rio Wing Dinaryhadi dan Sukiman, dan paslon nomor tiga Djoko Setijono dan Suprapto. Ketiga paslon ini pada Sabtu akan mengikuti debat publik pertama . "Saat debat, setiap paslon hanya boleh membawa 50 pendukung," kata dia di kantor KPU Kabupaten Madiun, Jumat (6/4/2018). Dalam debat ini KPU menyiapkan  6 (enam)segmen. Segmen (1)....

Ratusan Elemen Ormas Islam Se-Magetan Geruduk Kantor DPRD Magetan Buntut Puisi Sukmawati

Magetan (Aenews9.com)- Puisi kontroversional yang di bacakan Sukmawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu membuat warga muslim di Indones ia meradang dan berbuntut gelombang demo pengecaman di berbagai daerah atas isi puisi tersebut yang membandingkan cadar dengan konde,serta suara adzan dengan kidung Walaupun Sukmawati Soekarnoputri telah meminta maaf atas peristiwa tersebut dan umat Islam telah memaafkan  namun tetap  menginginkan proses hukum untuk di tegakkan. Seperti halnya di Magetan,ratusan massa dari berbagai ormas dan elemen masyarakat Islam  yang tergabung dalam GUIB menggeruduk Kantor DPRD Magetan, Jumat (06 April 2018) untuk menyampaikan aspirasi kecaman atas puisi Sukmawati. "Hari ini kita di tempat ini membela umat Islam, kami mengecam keras apa yang dilakukan Sukmawati. Kami tidak rela umat Islam dilecehkan," kata Sarwo Edhi dalam orasinya. Apa pantas tusuk konde dibandingkan dengan cadar, suara kidung dibandingkan dengan adzan, imbuh Sarwo Edi. A...

Ketum PPWI : Pungli dalam Penyaluran BPNT Perlu Di Usut dan Di tertibkan

Jakarta (Aenews9.com)-Beredarnya informasi yang berkembang tentang dugaan adanya praktek pungutan sebesar Rp.7.000 kepada warga yang menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat,  mendapat perhatian khusus Ketua Umum Pewarta Warga Indonesia (PPWI ) Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, MSc, MA. Dikatakan Wilson, bahwa Presiden Joko Widodo menegaskan pemberian BPNT tidak dipungut biaya. Pemberian bantuan berupa beras dan telur ini diberikan langsung pemerintah pusat melalui Kemensos melalui sejumlah bank dan didistribusikan kepada warga. “Jika di lapangan terjadi pungli dalam penyaluran BPNT, perlu diusut dan ditertibkan,” tegas Wilson Lalengke yang juga adalah Anggota Ikatan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI, saat ditemui Wartawan dikantor Sekretariat PPWI Nasional, Kamis malam (5/4/2018). Dikatakan Wilson, agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan perlu kontrol sosial dari masyarakat. Warga proaktif menyampaikan informasi dan mempert...

Akhirnya...Jenasah Zainal Di temukan 200Meter Dari Lokasi Kejadian

Magetan (aenews9.com) - Setelah seharian dilakukan penyisiran oleh tim gabungan dan juga warga disungai yang diduga hanyutnya Zainal Arifin (24),warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, akhirnya diketemukan juga. Korban ditemukan tewas hanya sekitar 200 meter dari tempat yang diduga pemuda asal kawedanan tersebut terjun kesungai. “Korban tadi malah ditemukan teman-temanya sendiri tidak jauh dari tempat kejadian, tepatnya ditimur RS Sekar Wangi, “kata Didik warga Setempat. Lebih jauh kata Didik, teman-teman korban langsung memberitau tim gabungan yang saat itu juga melakukan penyisiran disungai tersebut. “Lalu teman-teman korban memberitahu tim gabungan dan langsung melakukan evakuasi,” jelas Didik Kepada Lensa Magetan. Sementara itu guna penyelidikan lebih lanjut, korban saat ini berada di kamar jenasah RSUD dr. Sayidiman Magetan. (ton)

Tim Gabungan Mencari Jasad Korban Laka Lantas Yang tercebur Sungai

MAGETAN (Aenews9.com) - Puluhan tim gabungan BPBD Kabupaten Magetan, TAGANA, TNI dan juga Polri turun menyusuri sungai Desa Baron, Kecamatan Magetan, guna mencari Zainal Arifin (24), yang diduga hilang karena terseret arus sungai, Selasa (3/4). Kronologi kejadian laka tunggal ini semula sepeda motor  Honda Vario yang dikendarai Zainal Arifin (24) alias Polo warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan berboncengan dengan Muhammad Fauzi (17)warga desa Genengan RT 05/RW 02 Kecamatan Kawedanan melaju dari arah barat ke timur,tiba-tiba tiba motor oleng ke kiri  mengalami kecelakaan di jalan raya Magetan-Sukomoro, tepatnya di depan SPBU Baron, hingga Zainal  terjatuh ke sungai bersama motornya dan terseret arus sungai sedangkan Muh.Fauzi hanya mengalami luka babras pada lengan tangan dan kaki. Mendengar kejadian laka tunggal yang menyebabkan korban hilang terseret arus yang di duga warganya Sekdes Desa Bogem mendatangi TKP. ” Saya mendapat kabar jika ada kecelakaan didepan S...

Anggota Polantas Tewas Saat Kejar Avanza Hitam,Begini Kronologi Kejadiannya

Magetan ( aenews9.com) - Seorang Anggota opsnal unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Madiun Kota,Aipda Atok Wahudi  meninggal dunia saat melakukan pengejaran mobil Avanza hitam yang di duga penjahat,Selasa(3/4/2018) Kejadian bermula saat Aipda Atok Wahudi bersama anggota Satlantas polres Madiun kota  sedang  mengadakan operasi razia kendaraan di Te'an, Kelurahan Demangan,Kota Madiun.Aipda Atok Wahudi bersama Bripka Johan Heri menghentikan kendaraan Avanza Nopol AE 1462 FL yang  melaju dari arah selatan,” jelas Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Purwanto Sigit Raharjo. Saat dimintai berhenti, tambahnya, pengemudi mobil justru  melaju dengan kecepatan tinggi. Spontan, kedua anggota polantas yaitu Aipda Atok Wahudi dan Bripka  Johan Heri,berboncengan mengendarai sepeda motor mengejar mobil Avanza tersebut. Kejar - kejaran berlangsung hingga memasuki wilayah hukum polres Magetan,tepat di timur lapangan Ngunt...