MMD Desa Menang Perkuat Sinergi Cegah Stunting, Angka Kasus Disebut Terus Menurun - .

Breaking

Search

31/07/26

MMD Desa Menang Perkuat Sinergi Cegah Stunting, Angka Kasus Disebut Terus Menurun


Ponorogo,KLIKAENEWS.COM
-Pencegahan stunting tidak cukup hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar setiap anak dapat tumbuh sehat dan memperoleh gizi yang optimal. Semangat itulah yang menjadi fokus dalam Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang digelar di Balai Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Puskesmas Jambon tersebut diikuti sekitar 35 peserta, mulai dari Pemerintah Desa Menang, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Forum ini menjadi wadah untuk mengevaluasi kondisi kesehatan masyarakat sekaligus menyusun langkah strategis dalam percepatan pencegahan stunting.

Kepala Desa Menang, Imam Tamami, S.sos, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki pemerintah desa, angka stunting di Desa Menang menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.

"Penurunan angka stunting ini merupakan hasil kerja sama semua pihak. Tantangan ke depan adalah bagaimana capaian ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Pemerintah Desa akan terus mendukung program kesehatan dan memperkuat sinergi dengan Puskesmas, kader, serta masyarakat agar Desa Menang semakin sehat dan mampu melahirkan generasi yang berkualitas," ujar Imam Tamami.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jambon yang berhalangan hadir diwakili salah seorang tenaga kesehatan. Dalam penyampaiannya ditegaskan bahwa Musyawarah Masyarakat Desa tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial ataupun forum diskusi semata, melainkan harus menghasilkan tindak lanjut yang nyata di tengah masyarakat.

"Melalui MMD ini diharapkan lahir komitmen bersama dan aksi konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga melalui pola asuh yang baik, pemenuhan gizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat," jelas perwakilan Puskesmas Jambon.

Memasuki sesi musyawarah, kader kesehatan Desa Menang, Suswati, memaparkan laporan kondisi kesehatan masyarakat beserta sejumlah isu yang masih menjadi perhatian. Di antaranya peningkatan sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) kepada pasangan usia subur, penyelesaian berbagai persoalan kesehatan melalui pendekatan keluarga, serta penguatan upaya pencegahan stunting sejak sebelum kasus muncul.

Forum juga menyepakati bahwa meskipun belum terdapat program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus bagi anak stunting, upaya promotif dan preventif harus terus dioptimalkan melalui edukasi gizi, pemantauan ibu hamil dan balita, serta pemberdayaan kader kesehatan di setiap dusun.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari peserta sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Menang. Seluruh hasil pembahasan diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah tindak lanjut yang melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat secara berkesinambungan.

Melalui Musyawarah Masyarakat Desa ini, Desa Menang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting. Harapannya, setiap anak di Desa Menang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa desa menuju masa depan yang lebih baik.