Langsung ke konten utama

Kasus Pokir DPRD Magetan Naik ke Tahap Penyidikan, Kejari Pastikan Proses Hukum Berjalan Tegas


KLIKAENEWS.COM-
Magetan – Kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Magetan periode anggaran 2021–2023 kini telah memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan penanganan perkara yang nilainya mencapai miliaran rupiah tersebut resmi ditingkatkan statusnya menjadi tahap penyidikan.

Langkah ini diambil setelah ditemukan sejumlah indikasi permasalahan, mulai dari dugaan pungutan biaya (fee), proyek yang dinilai fiktif, hingga realisasi program yang dianggap tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat. Sejak tahun lalu, pihak kejaksaan telah intens memanggil berbagai pihak, mulai dari anggota dan mantan anggota DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rekanan, hingga kelompok masyarakat (Pokmas) untuk dimintai keterangan.

Masyarakat Sipil Kawal, Beri Dukungan Penuh

Komitmen kejaksaan dalam mengusut tuntas kasus ini mendapatkan respons positif dari elemen masyarakat sipil. Pada Selasa (14/4/2026), perwakilan dari Ormas Orang Indonesia (Oi) Bersatu, DPD LIRA, dan Forum Rumah Kita melakukan audiensi langsung di kantor Kejari Magetan.

Kedatangan mereka bukan hanya untuk bertanya, namun juga memberikan dukungan penuh agar proses hukum berjalan sesuai koridor.

"Hari ini kami hadir untuk memberikan dukungan moril maupun materiil agar penanganan kasus Pokir ini tidak berhenti di tengah jalan," ujar Sutikno, Sekretaris Ormas OI Bersatu, usai pertemuan.

Dalam sesi dialog tersebut, pihak kejaksaan mengonfirmasi bahwa status perkara resmi naik ke penyidikan sejak Jumat pekan lalu. Hingga saat ini, tim penyidik telah memeriksa tidak kurang dari 245 saksi untuk mengumpulkan alat bukti yang kuat.

“Kami pastikan proses sudah masuk penyidikan. Strategi penanganan telah disiapkan agar perkara ini dapat berjalan sesuai hukum yang berlaku,” tegas Moh Andy Sofyan, Kasi Intel Kejari Magetan.

Fokus Menetapkan Tersangka dan Hitungan Kerugian

Pihak kejaksaan juga menjelaskan bahwa mereka belum merilis detail perkembangan kasus secara luas demi menjaga kondusivitas proses hukum dan mencegah hilangnya barang bukti. Namun, transparansi tetap menjadi kunci yang diharapkan oleh masyarakat.

Rudi Setiawan, yang akrab disapa Rugos dari Forum Rumah Kita, menilai perubahan status ini adalah sinyal kuat bahwa kasus ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan sudah mengarah pada tindak pidana.

"Artinya, fokusnya sekarang sudah bergeser. Bukan lagi mempertanyakan 'ada atau tidak korupsi', tapi sudah ke tahap 'siapa yang terlibat' dan 'berapa kerugian negara yang ditimbulkan'," jelasnya.

Di tahap penyidikan ini, jaksa memiliki kewenangan lebih luas, mulai dari penyitaan aset, penggeledahan, hingga tindakan hukum lainnya terhadap pihak yang tidak kooperatif. Meski mengapresiasi langkah cepat Kejari, Rugos menegaskan bahwa pengawalan akan terus dilakukan hingga ada kepastian hukum yang nyata, termasuk penetapan tersangka dan audit kerugian negara oleh BPK atau BPKP.

Sementara itu, Divisi Hukum DPD LIRA Magetan, Pieter Martino Purnomo, S.H., dan Agus Priyatno, S.H., menambahkan bahwa proses yang terbilang panjang ini wajar mengingat banyaknya Pokmas yang harus diperiksa.

"Dalam audiensi disampaikan, prosesnya terkesan lama karena jumlah Pokmas yang diperiksa cukup banyak. Namun kini sudah masuk penyidikan dan akan melibatkan BPK pusat untuk audit kerugian," ungkap Pieter.

Dengan dimulainya tahap penyidikan ini, masyarakat berharap "bola salju" keadilan dapat terus bergulir, mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab, termasuk aktor intelektual di balik penyimpangan dana publik tersebut.( G.Tik)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...