Langsung ke konten utama

Gagal Mengudara, Festival Balon Ponorogo Sisakan Asap dan Cerita


KLIKAENEWS.COM
, Ponorogo – Momen yang dinanti-nantikan untuk menyaksikan ratusan mata memandang puluhan balon udara menghiasi langit kota Ponorogo pada Festival Balon Udara Minggu (29/3/2026) akhirnya tidak sesuai ekspektasi. Dari total 64 balon yang diikuti dalam ajang ini, hanya sebagian kecil yang berhasil mengangkat diri dari permukaan tanah – bahkan yang terbang pun tidak stabil, beberapa melesat tanpa kendali, dan satu di antaranya terbakar saat masih berada di udara.

 

Kekecewaan tercermin dari ucapan pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Gianto, warga Karanganyar Ngrupit Jenangan, mengaku menghabiskan waktu dari pukul 06.30 hingga pukul 09.00 bersama anaknya tanpa melihat satu pun balon yang bisa terbang dengan lancar. “Hanya ada satu yang sedikit bisa terangkat, tapi kemudian langsung lepas kendali,” jelasnya.

 

Menurut beberapa pihak, kondisi angin yang cukup kuat serta persiapan yang belum optimal diduga menjadi penyebab utama kegagalan tersebut. Bahkan, insiden pembakaran balon sempat mengancam keselamatan unit lain yang tengah diusahakan untuk terbang.

 

Meski demikian, minat masyarakat terhadap festival tetap tinggi. Kawasan lokasi acara mengalami kepadatan lalu lintas akibat antusiasme pengunjung yang ingin menyaksikan ragam lukisan unik pada setiap balon udara.

 

Digelar untuk meramaikan Idul Fitri 1447 H, festival ini menghadirkan 44 balon dari Ponorogo dan 20 balon tamu dari Wonosobo, Jawa Tengah. Uniknya, balon tersebut menggunakan sistem pengapian dari tempurung kelapa. Selain atraksi balon, acara juga menyuguhkan hiburan khas daerah seperti reyog obyog dan pertunjukan musik live.

 

Sayangnya, kendala pada bagian utama atraksi membuat ajang yang diharapkan jadi daya tarik wisata daerah justru menyisakan kesan yang kurang memuaskan bagi banyak orang.( Vin/red)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...