Babinsa Kodim 0803/Madiun Sigap Bantu Atasi Kebakaran di Sejumlah Titik - .

Breaking

Search

27/08/26

Babinsa Kodim 0803/Madiun Sigap Bantu Atasi Kebakaran di Sejumlah Titik


MADIUN,KLIKAENEWS.COM
-Kebakaran terjadi di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten dan Kota Madiun dalam dua hari terakhir. Mengantisipasi api semakin meluas, Babinsa jajaran Kodim 0803/Madiun turun langsung ke lapangan bersama petugas terkait dan masyarakat.

Salah satu peristiwa terjadi pada Selasa (25/8/2026) malam di lahan tebu milik warga yang berada di Dusun Mojorejo, Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Begitu mendapat informasi mengenai munculnya kobaran api, aparat kewilayahan bersama unsur terkait segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Kebakaran kembali terjadi pada Rabu (26/8/2026) di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Kali ini api membakar rerumputan dan ilalang kering di sekitar Rest Area 626 A, Petak 33 B RPH Pepe, BKPH Petung.

Personel Koramil 0803-09/Saradan bersama pihak Perhutani langsung melakukan upaya pemadaman. Penanganan dilakukan untuk mencegah kobaran api menjalar ke area lain yang berada di sekitar lokasi.

Masih pada hari yang sama, insiden kebakaran juga dilaporkan terjadi di bantaran Sungai Bengawan Solo, Jalan Paus, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Babinsa bersama Tim Damkar BPBD Kota Madiun dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar semak-semak kering serta area pekarangan yang ditumbuhi bambu. Kolaborasi antarunsur tersebut dilakukan agar api segera dapat dikendalikan.

Kehadiran Babinsa dalam berbagai kejadian tersebut tidak hanya sebatas membantu proses pemadaman. Mereka juga melakukan koordinasi dengan petugas terkait, memantau kondisi di lokasi serta memastikan situasi tetap aman setelah api berhasil dipadamkan.

Kondisi musim kemarau dengan vegetasi yang mengering membuat potensi kebakaran menjadi lebih tinggi. Ditambah cuaca panas dan angin, api dapat dengan cepat merambat apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di sekitar lahan pertanian, perkebunan, semak belukar dan kawasan hutan.

Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran. Kewaspadaan bersama menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi dan meluas.(*/Red)