Langsung ke konten utama

Doa di Tengah Ladang Retak: TMMD Jawab Harapan Petani Nganjuk


KLIKAENEWS.COM
, Nganjuk - Di tengah kekeringan yang melanda ladang-ladang di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, para petani tetap bertahan dengan harapan dan doa, meski kesulitan air terus membayangi. Situasi ini akhirnya mendapat titik terang melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 oleh Kodim 0810/Nganjuk, yang membangun lima unit sumur bor untuk mengairi 77 hektare lahan pertanian dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi 2.940 kepala keluarga.


"Keseluruhan dalam TMMD di Nganjuk kali ini kami membangun sumur bor sebanyak 5 unit yang tersebar di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong," kata Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Inf Andi Sasmito usai upacara penutupan TMMD ke-124 yang dilaksanakan di Lapangan Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Rabu (4/6/2025).


Dari kelimanya, ungkapnya, 4 unit berada di Kecamatan Lengkong, tepatnya di Desa Prayungan, Lengkong, Tempuran, dan Gampeng. Satu unit lainnya di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu. Keberadaan kelima sumur bor itu ditargetkan mampu mengairi lahan pertanian seluas 77 hektar.


Tak hanya untuk pertanian, Andi menyebut, sumur-sumur bor itu juga diperuntukkan untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga sehari-hari yang dapat menjangkau 2.940 kepala keluarga.


Pria yang juga menjabat sebagai Dandim 0810/Nganjuk itu menjelaskan, selain pembangunan sumur bor, pada pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan di wilayahnya juga terdapat sasaran fisik lainnya yang berupa pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter yang menghubungkan Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu dan Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong. Serta renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebanyak 13 unit.


Selain sumur bor, TMMD juga menyasar infrastruktur lain seperti pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter dan renovasi 13 rumah tidak layak huni.


Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan merawat hasil pembangunan ini, sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur daerah. Pelaksanaan TMMD diapresiasi sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah tertinggal.

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...