KLIKAENEWS.COM,MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan sembako melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai upaya menekan angka stunting. Kegiatan ini digelar di Stasiun Babatan, Senin (29/12/2025).
Penyerahan bantuan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, jajaran manajemen KAI Daop 7, perangkat daerah terkait, serta masyarakat penerima manfaat.
Bupati Madiun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan KAI. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program sosial benar-benar berdampak bagi masyarakat. Ia juga menegaskan agar bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Tujuannya jelas, mendukung keluarga agar lebih sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen daerah dalam menurunkan angka stunting. Saat ini, prevalensi stunting di Kabupaten Madiun telah turun signifikan hingga 5,38 persen. “Target kami tahun 2030 bisa mencapai zero stunting,” tegasnya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan KAI Daop 7 tidak hanya terbatas pada penanganan stunting, tetapi juga berbagai kegiatan sosial lainnya. “Masalah sosial adalah tanggung jawab bersama, termasuk saat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan,” tambahnya.
Sementara itu, Manager Kesehatan PT KAI Daop 7 Madiun, Puji Widodo, mengatakan KAI berkomitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mencetak generasi emas 2045. Pada kegiatan ini, KAI menyalurkan bantuan bina lingkungan senilai Rp57,5 juta.
Bantuan tersebut disalurkan ke 30 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Madiun, berupa bahan pangan bergizi seperti telur, beras, minyak goreng, dan abon untuk mendukung pemenuhan protein anak.
“Program CSR ini rutin kami laksanakan. Selain bantuan pangan, kami juga melakukan edukasi kesehatan bekerja sama dengan puskesmas dan posyandu, dengan sasaran penerima berdasarkan data dari Pemkab Madiun,” pungkasnya.


