Langsung ke konten utama

Waspada! Penipu Asal Cianjur Eva Arafiah Gentayangan di Mangga Dua Square Jakarta


KLIKAENEWS.COM
, Jakarta - Kawasan pusat perbelanjaan Mangga Dua Square kembali diguncang isu serius. Dugaan praktik penipuan dan penggelapan uang dengan modus kerja sama bisnis mencuat, menyeret nama seorang wanita bernama Eva Arafiah (EA), 38 tahun, kelahiran Cianjur, yang kini berdomisili di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kasus ini menimbulkan keresahan luas di kalangan pengunjung, pekerja, hingga rekan bisnis di lingkungan Mangga Dua Square.


Informasi yang dihimpun media ini menunjukkan bahwa EA, yang dikenal berprofesi sebagai wiraswasta di Mangga Dua Square, menjalankan aksinya dengan janji manis berupa bagi hasil usaha yang menggiurkan. Para calon korban diminta menyetorkan sejumlah uang sebagai modal usaha melalui transfer bank.


Namun, bukannya keuntungan yang diterima, uang tersebut justru lenyap tanpa jejak. Setelah dana masuk, EA mendadak sulit dihubungi, bahkan menghilang dari lokasi tempat ia biasa beraktivitas.


EA diketahui berjualan tas dan produk fashion wanita. Namun, pola aksinya berpindah-pindah tempat, seolah sengaja menghindari jejak. Dengan cara ini, korban dari berbagai kalangan pun berjatuhan, mulai dari pengunjung biasa hingga orang-orang yang bekerja di lingkungan Mangga Dua Square.


Seorang saksi bernama Rere, yang pernah bekerja bersama pelaku, menegaskan bahwa jumlah korban sudah cukup banyak. “Ada pegawai bagian maintenance di Mangga Dua Square juga yang kena, kerugiannya mencapai Rp30 juta. Polanya sama, dijanjikan kerja sama, tapi setelah uang masuk, dia menghilang,” ungkap Rere pada Jumat, 26 Desember 2025 lalu.


Ironisnya, bukan hanya rekan kerja atau pengunjung yang menjadi korban. Kerabat dekat pelaku pun turut terjerat. Rere menyebutkan seorang temannya bernama Elsa mengalami kerugian sebesar Rp13 juta, yang hingga kini belum dikembalikan. Fakta ini memperlihatkan betapa luas jangkauan aksi EA, tanpa pandang bulu, bahkan terhadap orang-orang yang memiliki kedekatan personal dengannya.


Berdasarkan data yang diperoleh dari para korban, identitas dan ciri-ciri umum dari terduga pelaku penipuan: nama Eva Arafiah, jenis kelamin perempuan, tempat lahir Cianjur, kulit putih, murah senyum, rambut hitam panjang lurus tergerai, mengaku tinggal di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. EA kerap terlihat di area Mangga Dua Square. Ia sudah cukup dikenal di Kawasan Mangga Dua Square, namun kini reputasinya tercoreng akibat dugaan praktik penipuan yang merugikan banyak pihak.


Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya pengunjung dan pekerja di area Mangga Dua Square. Tawaran kerja sama bisnis dengan iming-iming keuntungan besar patut dicurigai, terlebih jika dilakukan oleh oknum dengan identitas dan ciri-ciri fisik yang disebutkan di atas. Jangan mudah tergiur janji manis, karena risiko kehilangan uang sangat besar.


Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan indikasi serupa. Dugaan penipuan ini bukan sekadar masalah kecil, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan finansial warga. Dengan semakin banyak korban yang berjatuhan, kasus ini harus segera ditindaklanjuti agar tidak menelan korban baru. (TIM/Red)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...