Rawat Lingkungan dan Cagar Budaya, PSHW TM Ranting Kawedanan Tanam 1.000 Pohon di Gunung Bancak - .

Breaking

Search

14/02/26

Rawat Lingkungan dan Cagar Budaya, PSHW TM Ranting Kawedanan Tanam 1.000 Pohon di Gunung Bancak


Magetan,KLIKAENEWS.COM - Menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian situs sejarah, puluhan anggota Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) Ranting Kawedanan, Kabupaten Magetan, menggelar aksi penanaman 1.000 pohon. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu tersebut dipusatkan di kawasan Gunung Bancak, tepatnya di area kompleks pemakaman Ratu Maduretno, dengan menggandeng unsur TNI dan Polri.Sabtu (14/2/2026).


Dengan semangat guyub rukun, para peserta yang terdiri dari warga pencak silat tersebut tampak kompak membawa bibit pohon, baik bibit tanaman produktif maupun tanaman keras. Mereka mendaki area perbukitan untuk menanam di titik-titik lahan kosong yang rawan erosi. Kehadiran personel dari Koramil dan Polsek setempat turut memberikan dukungan pengamanan serta pendampingan teknis di lapangan.


Ketua PSHW TM Ranting Kawedanan, Gunadi ,S.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata bakti organisasi terhadap alam dan budaya. Pihaknya memilih kawasan Gunung Bancak karena lokasi tersebut memiliki nilai historis yang tinggi sebagai tempat peristirahatan terakhir Ratu Maduretno.



"Sebagai warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda, kami tidak hanya belajar tentang budaya dan olahraga, tetapi juga tentang kepedulian terhadap lingkungan dan warisan leluhur. Penanaman 1.000 pohon di area makam Ratu Maduretno ini adalah sumbangsih kami agar kawasan ini tetap hijau, asri, dan terhindar dari bencana. Sinergi dengan TNI-Polri ini juga mempererat tali persaudaraan kami dengan aparat keamanan," ujarnya di sela-sela kegiatan.


Senada dengan itu, perwakilan dari Koramil setempat mengapresiasi tinggi inisiatif dari perguruan pencak silat tersebut. Ia menilai bahwa aksi penghijauan ini memiliki dampak ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus merawat situs budaya.


"Kami sambut baik kegiatan positif dari PSHW TM ini. Penanaman pohon di area makam keramat seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk mencegah longsor, tetapi juga untuk menambah kenyamanan para peziarah yang datang. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga antara TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat," ujar Babinsa setempat yang turut serta dalam penanaman.


Kompleks pemakaman Ratu Maduretno di lereng Gunung Bancak dikenal sebagai salah satu destinasi ziarah dan situs cagar budaya di Magetan. Dengan ditanamnya ribuan pohon baru, diharapkan kawasan tersebut tidak hanya terjaga kelestariannya sebagai situs sejarah, tetapi juga mampu berfungsi sebagai paru-paru hijau yang memberikan kesejukan bagi lingkungan sekitar.


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh setempat, memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Magetan dan keberkahan bagi alam Gunung Bancak. ( Lxy)