KLIKAENEWS.COM,MADIUN- Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa melalui Program Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
Program yang digagas Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi ini kali ini dipusatkan di Desa Bodag, Kecamatan Kare, selama dua hari, Selasa-Rabu (12-13/5).
Sedikitnya terdapat tiga agenda utama dalam kegiatan tersebut, yakni Apel Kerja Bakti dan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2026, paparan evaluasi 10 Program Pokok PKK dan Posyandu tingkat Kabupaten Madiun, serta pembukaan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun.
Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Ny. Erni Hari Wuryanto, Wakil Ketua TP PKK Ny. Fitriya Purnomo Hadi, Sekda Kabupaten Madiun Sigit Biduarto, jajaran Forkopimda, staf ahli, asisten sekda, hingga pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Madiun.
Rangkaian acara diawali pembukaan Bahana Bersahaja oleh Bupati Madiun, dilanjutkan kunjungan pasar murah, penyerahan bantuan peralatan olahraga, hingga pertandingan voli bersama warga.
Pada malam harinya, digelar sarasehan bersama masyarakat yang dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Madiun beserta jajaran OPD. Dalam forum tersebut, pemerintah berdialog langsung dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat Desa Bodag yang dikenal sebagai sentra kakao dan durian.
Suasana sarasehan semakin meriah dengan penampilan seniman senior Abah Kirun serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menyampaikan dipilihnya Desa Bodag sebagai lokasi Bahana Bersahaja karena desa tersebut berhasil meraih predikat juara desa tingkat Kabupaten Madiun. Ia menegaskan, visi Kabupaten Madiun “BERSAHAJA” tidak akan terwujud tanpa dukungan dan kolaborasi seluruh masyarakat.
“Semoga Kabupaten Madiun tetap aman, tenteram, sejahtera, serta menjadi daerah yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Purnomo Hadi menekankan pentingnya layanan kesehatan dalam program Bahana Bersahaja. Menurutnya, program ini menjadi upaya pemerintah menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan dokter spesialis di Desa Bodag.
Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis untuk mendeteksi penyakit sejak dini, terutama penyakit tidak menular seperti diabetes yang berisiko memicu komplikasi serius hingga stroke. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino 2026.




