Langsung ke konten utama

Jembatan Plumpung Ambruk Diterjang Banjir, Akses Ekonomi Antar Desa Lumpuh

Kondisi jembatan plumpung desa Glonggong balerejo  Madiun yang patah akibat gerusan dari tumpukan material bambu

KLIKAENEWS.COM, Madiun — Akses vital penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Balerejo mendadak terputus setelah jembatan  yang berada di Dusun Plumpung, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir, Kamis (15/04/2026).

Jembatan yang selama ini menghubungkan Desa Glonggong dengan sejumlah desa di sekitarnya itu ambrol setelah debit air meningkat dalam beberapa hari terakhir. Tumpukan material bambu yang hanyut dan tersangkut di badan jembatan diduga menjadi pemicu utama kerusakan, memperparah tekanan arus hingga struktur tak lagi mampu bertahan.

Bagi warga, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan jalur utama penopang aktivitas harian. Dari mobilitas petani menuju sawah, anak-anak berangkat sekolah, hingga pekerja yang melintas setiap hari, semuanya bergantung pada jalur ini.

“Jembatan ini sangat vital, semua aktivitas warga lewat sini,” ujar Samidi, salah satu warga setempat. Ia menambahkan, sejak jembatan rusak, warga terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan waktu perjalanan yang tidak menentu.


Kondisi jembatan plumpung yang patah dan penutupan akses jalan agar tidak dilewati masyarakat 

Di balik fungsinya yang krusial, jembatan ini memiliki sejarah panjang kebersamaan warga. Dibangun secara swadaya sejak tahun 1995 hingga 2002, pembiayaannya berasal dari iuran masyarakat yang disesuaikan dengan luas lahan pertanian yang dimiliki.

“Dulu pembangunannya murni dari swadaya warga Dusun Plumpung,” terang Joko, Pelaksana Tugas Kepala Dusun setempat.

Seiring waktu, status jembatan beralih menjadi bagian dari jalur kabupaten setelah diminta oleh pihak PUPR Kabupaten Madiun, meskipun awalnya merupakan aset masyarakat yang dibangun demi kemudahan akses.

Kini, warga hanya bisa berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk menangani kerusakan tersebut. Mereka menilai, pemulihan jembatan bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi menyangkut kelangsungan roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat setempat.

“Harapannya segera ada penanganan, supaya aktivitas warga bisa kembali normal,” pungkas Samidi. ( Krido )

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...