KLIKAENEWS.COM, Bogor - Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Banten Tahun 2026 resmi dibuka oleh Urusan Majelis Pusat (MP) GPdI, Pdt. Dr. Adi Sujana, M.Th., pada Selasa (2/6/2026) di Green Forest Hotel, Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan strategis tahunan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026 ini dihadiri jajaran Majelis Daerah (MD) GPdI Banten, serta para Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) dari Wilayah 1 hingga Wilayah 14 se-Banten.
Mengusung tema “Menjadi Jemaat GPdI Berkarakter Kristus dan Berdampak Bagi Dunia”, Mukerda tahun ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen pelayanan gereja dalam menghadapi tantangan zaman. Tema tersebut menegaskan pentingnya pertumbuhan gereja yang tidak hanya berfokus pada kuantitas jemaat, tetapi juga kualitas iman, karakter Kristus, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Pdt. Dr. Adi Sujana menekankan bahwa Mukerda bukan sekadar agenda administratif atau rutinitas organisasi gerejawi. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi pelayanan, memperkuat sinergi antarpemimpin, serta merumuskan langkah-langkah strategis bagi kemajuan pelayanan GPdI ke depan.
“Mukerda bukan sekadar agenda administratif atau rutinitas organisasi belaka. Lebih dari itu, ini adalah momentum rohani dan strategis untuk mengevaluasi pelayanan, mengsinergikan seluruh potensi, serta merumuskan strategi pelayanan yang relevan dan berdampak bagi masa depan GPdI, khususnya di wilayah Banten,” ujar Pdt. Adi Sujana.
Ia juga mengapresiasi terselenggaranya Mukerda GPdI Banten 2026 yang berlangsung dalam semangat persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, seluruh keputusan, program, dan rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat ditindaklanjuti secara nyata guna memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendorong pertumbuhan gereja secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Mukerda GPdI Banten, Pdt. Mody Rumondor, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada Pdt. Dr. Adi Sujana yang hadir dan membuka kegiatan secara resmi. Kehadiran pimpinan pusat tersebut dinilai menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh peserta Mukerda.
Pdt. Mody menegaskan bahwa Mukerda merupakan forum penting dalam menyatukan visi pelayanan, memperkuat koordinasi antarwilayah, serta merumuskan strategi pelayanan yang efektif dan kontekstual. Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai keputusan yang mampu menjawab tantangan pelayanan masa kini sekaligus memperkuat eksistensi GPdI di tengah masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan serta fokus pada pembentukan karakter Kristus, Mukerda GPdI Banten 2026 diharapkan menghasilkan program-program yang tidak hanya memperkuat kehidupan internal gereja, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi dunia melalui pelayanan yang relevan, transformatif, dan penuh kasih Kristus.
(Biro Infokom MD GPdI Banten/Pewarta: Pdt. Dr. Chemuel Watulingas, M.Th.)


