Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 7, 2018

Kebacut.... Bayi Laki Laki Dibuang di Halaman Rumah Warga

Madiun(Aenews.com)- Warga RT 01/01 Desa klorogan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun di buat geger dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di halaman rumah warga samping SMPN 2 Kebonsari terbungkus di dalam kardus lengkap dengan perlengkapan bayi.Di duga bayi laki-laki ini akibat hubungan gelap.Sabtu (13/1/2018). Muhidin (51) pemilik rumah yang menemukan pertama kali bayi di halaman rumahnya menceritakan bahwa pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB dirinya mau membuka pintu pagar dan melihat ada kardus yang di taruh di halaman rumahnya dengan penasaran dirinya membuka kardus yang ternyata berisi bayi laki-laki yang masih merah segera dirinya melapor ke Polsek kebonsari,karena bukan wilayah hukum dari Polsek Kebonsari dirinya di sarankan melapor ke Polsek geger. Setelah menerima laporan, Polsek geger yang di pimpin Kanit Reskrim Aiptu Suyitno melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP terdapat barang bukti dua buah kardus mie instan yang penuh ceceran darah ,pembalut wanita, kain ja...

Ketua Umum PPWI Angkat Bicara terkait Statemen Ektrim Kapolresta Semarang Yang Dinilai Bahayakan Polri

Jakarta  (Aenews9.com) - Vedio Press release Polresta Semarang beberapa waktu lalu tentang penangkapan 13 orang pelaku begal yang meresahkan warga semarang, menjadi viral. Pasalnya dalam pernyataannya kapolresta Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji menyampaikan bahwa dirinya menghalalkan masyarakat untuk me - massa pelaku ketika melihat adanya kejahatan begal, pernyataan tersebut bahkan diulang - ulang  beberapa kali oleh Kapolresta Semarang seakan meyakinkan masyarakat akan kesungguhanya dalam menyatakan sikap. Namun hal tersebut mestinya tidak di lontarkan oleh setingkat kapolres yang merupakan perwira polri yang tentunya sangat faham akan hukum yang ada di negeri ini. Ketua umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( PPWI )   Wilson Lalengke pun angkat bicara terkait sikap Kapolresta Semarang ini. Melalui pesan singkat whatsshap,Kamis ( 11 / 01 / 2018 ) Wilson Lalengke menyatakan keprihatinnanya, menurutnya ada sedikitnya 10 kesalahan fatal terkait pernyataan K...

Setiap Kamis, 18 Anak Penderita Hemofilia ini Harus Jalani Penyuntikan

Teropongnusa.com, MADIUN – Sebanyak 18 anak yang menderita Hemofilia se-Karesidenan Madiun, hari ini Kamis 11 Januari 2018 melakukan suntik di RSUP Dr. Soedono Madiun. Dari ke 18 anak tersebut, semuanya diantar orangtuanya masing-masing dan mereka sengaja datang seusai pulang sekolah sekitar pukul 12.00WIB. Tidak ada kecemasan di wajah anak-anak saat dilakukan penyuntikan, malah diantara mereka saling berebut untuk disuntik duluan. Sebagai informasi, penderita Hemofilia cara perawatannya adalah melakukan suntik seminggu sekali, karena jika tidak maka bisa berakibat fatal bagi si penderitanya bahkan bisa meninggal dunia. Perlu diketahui penyakit Hemofilia muncul karena tidak lengkapnya fakor-faktor tertentu yang terkandung dalam sel darah merah, sehingga jika seseorang menderita penyakit ini maka harus menjaga tubuhnya agar tidak luka. Karena jika terjadi luka, pendarahan yang disebabkannya akan lama berhentinya. Pendiri Paguyuban Hemofilia Madiun Raya, Dwi Hanaf...

Puting Beliung Dan Longsor Landa Magetan

Magetan (aenews.com) -- Hujan deras yang di Sertai angin kencang menyebabkan bencana puting beliung dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Magetan Selasa(09/01/2017). Tiga wilayah yang terdampak bencana puting beliung dan pada pukul 16.00 Wib adalah Desa Sumberdaya,Dukuh Ngelang,Kec.Panekan,Desa Tapak,Dukuh Jomblang buntung RT 06/RW 02,Kec.Panekan,Kelurahan Kraton,Kec.Maospati,Magetan. Di Dukuh Ngelang Desa Sumberdaya,Kec.Panekan ratusan rumah terdampak dan ratusan pohon tumbang menutup akses jalan,lahan pertanian porak-poranda dan jalur aliran listrik sampai saat ini masih belum dapat kembali normal dan masih dalam perbaikan dan pembenahan petugas PLN. Sedangkan di Desa Tapak,Kec Panekan    di laporkan pohon tumbang menutup    akses jalan antar dusun. Sementara itu dari laporan yang diterima Puting beliung juga menghantam wilayah komplek AURI yang menyebabkan pohon tumbang di dalam kompleks dan di jalan protokol.Tidak ada korban jiwa dalam kejadi...

DJoko Setyono dipastikan maju Pilkada Kabupaten Madiun 2018.

Madiun (aenews9)  Setelah mendapat rekomendasi dari PKB Djoko Setyono yang juga ketua DPRD Kabupaten Madiun akan berlaga pada pilkada 2018 nanti. PKB kabupaten Madiun yang mendapat perolehan kursi 12 pada pemilu 2014 berkoalisi dengan PDIP yang mendapat kursi 8 mencalonkan ketua DPRD Kabupaten Madiun dengan Suprapto sebagai calon wakil bupati. Suprapto merupakan kader PDIP yang juga anggota DPRD Kabupaten Madiun. Kepada wartawan, Djoko menyampaikan rekomendasi dari DPP PKB sudah diterima pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun pada Jumat (5/1/2018) malam. Surat rekomendasi itu memberikan mandat kepada dirinya dan saudara Suprapto untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Madiun sebagai calon bupati dan calon wakil bupati. “Rekomendasi PKB ini kan bersama-sama. Sudah diserahkan baik gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati tadi malam. Kandidat seluruh Indonesia diundang di Jakarta,” jelas dia, Sabtu (6/1/2018). Djoko mengaku sudah mengajukan pengunduran diri sebagai...

Ibu Dan Bayi Tewas Tertimbun Longsor

PONOROGO ( aenews9.com )—Hujan yang terjadi beberapa hari terahir menimbulkan bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Gondang, Desa Tumpak, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo Minggu (7/1/2018) malam menimpa sebuah rumah yang menyebabkan korban jiwa dua orang.meninggal dunia akibat tertimpa material rumah. Ada satu rumah dengan lima anggota keluarga yang terkena longsoran tanah dari tebing, korban meninggal dunia yaitu Ria Lestari (23) dan Venesia Aulia Andriani (2 bulan). Sedangkan tiga orang yang selamat yaitu Soirin (58) Misman (29) dan Musiyem (70). Setyo Budiono Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Ponorogo, mengatakan hujan deras mengguyur wilayah Ponorogo sejak Minggu (7/1/2018) sore hingga malam. Hujan deras itu membuat tebing di dukuh tersebut longsor dan menerjang rumah. “Ada lima orang korban, dua diantaranya sudah meninggal dunia karena tertimbun material longsoran,” kata dia, Senin (8/1/2018). Setyo menyampaikan setelah diketahui ada dua korban ...

AYO MAGANG KE JEPANG

Jakarta (aenews9.com) - PPWI Nasional bersama Gambatte Indonesia memanggil Putera-Puteri Indonesia lulusan SMA, SMK, MAN, Paket C, dan sederajat, untuk mengikuti Program Persiapan seleksi calon siswa magang ke Jepang tahun 2018, bertempat di Ibukota Jakarta. Sebagai informasi awal, program pelatihan ini terkait langsung dengan seleksi calon siswa magang Jepang yang dilaksanakan secara berkala oleh  IMM Japan dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Program magang ke Jepang ini sudah dilakukan sejak tahun 1993 hingga sekarang, dan sudah memberangkatkan peserta magang tidak kurang dari 50.000 orang. Saat ini, terdapat sekitar 5000 siswa yang sedang magang di Jepang. Dalam rangka seleksi calon siswa magang ke Jepang pada tanggal 9-13 April 2018 di Bandung Jawa Barat, PPWI Nasional bekerjasama dengan Gambatte Indonesia, melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gambatte Kenshu, membuka kelas baru di Jabodetabek, untuk pelatihan persiapan tes, yang meliputi materi sel...

NGERI..., Guru MTsN Takeran Tabrak Muridnya Hingga Tewas

Teropongnusa.com, MAGETAN – Mentari Anggi siswi kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Negeri Takeran warga  RT22/RW09 Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, Magetan tewas seketika setelah ditabrak mobil yang dikemudikan gurunya sendiri, Senin (08/01/2018) sekira pukul 15.05WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari Wiwik Rusmiati guru MTsN Takeran warga RT05/RW08 Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Magetan yang akan pulang dengan mengendarai Toyota Avanza AE 1522 NH. Saat melewati pintu keluar sekolah MTsN yang berada di Jalan Raya Takeran-Goranggareng, tiba-tiba mobil yang dikendarainya mundur lalu dengan spontan Wiwik Rusmiati menginjak pedal gas dan membelokkan setir ke kiri hingga tidak bisa mengendalikan laju mobilnya. Nahas, di saat itulah siswi bernama Mentari Anggi yang sedang menunggu jemputan di depan sekolah akhirnya tertabrak. Akibat dari peristiwa tersebut, korban Mentari Anggi langsung meninggal dunia sedangkan mobil milik gurunya tersebut rusak ri...

Pasangan Jalur Perseorangan Daftar Ke KPUD Madiun

MADIUN (aenews9.com) -- Pasangan calon wali kota dan wawali  kota Madiun yang berangkat  dari jalur perseorangan,Haryadin Mahardika dan Arief Rahman dengan di iringi puluhan pendukungnya mendaftar ke kantor KPU Kota Madiun Senin,(8/1/2017)pagi dan menjadi pendaftar pertama . Kedatangan calon wali kota dan wawali kota jalur perseorangan ke kantor KPU   ini tampak unik,karena mereka menggunakan sepeda motor matic,berboncengan dengan istri masing- masing. Pasangan calon yang maju di Pilkada Kota Madiun melalui jalur perseorangan tersebut datang dengan diiringi puluhan pendukungnya. Mereka menggunakan sepeda motor untuk menuju ke kantor KPU setempat. Kedatangan mereka di sambut Komisioner KPU Kota Madiun.  Pasangan ini secara simbolis kemudian menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran kepada komisioner. Mahardika menyatakan terima kasih kepada KPU karena telah objektif selama proses verifikasi berlangsung. Dia mengaku maju di Pilkada Kota Madiun 2018...