Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 7, 2018

Kampanyekan Gemarikan Untuk Masyarakat Magetan

Magetan(Aenews9.com)- Bertempat dilapangan Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Magetan,  Pemkab Magetan melalui Dinas Perternakan dan Perikanan(Disnakan) mengadakan acara kampanye  sosialisasi gerakan masyarakat makan ikan ( Gemarikan) Rabu,10/10/2018. Gerakan ini dicanangkan karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) kosumsi ikan warga Kabupaten Magetan termasuk dalam katagori terendah nomor 3 se- Jawa Timur. Dalam data tersebut, setahun kosumsi ikan tiap warga Magetan hanya berkisar 16 Kg per orang, padahal skala untuk Propinsi Jawa Timur tiap orangnya wajib mengonsumsi ikan sebanyak 25 – 30 Kg per tahun. Bahkan untuk skala Nasional dalam setahun tiap warga indonesia wajib kosumsi ikan sebanyak 45 – 50 Kg per orang.Berdasarkan data yang dihimpun Kasus rendahnya kosumsi ikan warga  Magetan terjadi sejak empat tahun terakhir. Hal itu juga diakui oleh Bupati Magetan Suprawoto, bahwa Kabupaten Magetan adalah pegunungan dan bukan pesisir, jadi ikan adalah sebaga...

Aksi Peduli Pesilat PSHT Rayon Ngrobyong Kabupaten Madiun Untuk Bencana Donggala

Madiun (Aenews9.com) - Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Donggala, Palu dan Sigi yang menelan korban jiwa hampir 1.800 jiwa meninggal dunia dan kerusakan yang cukup berat, membuat semua lapisan masyarakat prihatin, salah satunya anak anak muda yang tergabung di PSHT(Persaudaraan Setia Hati Terate) Rayon  Ngrobyong Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun.  Mereka melakukan penggalangan dana dengan turun di Jalan Raya Perempatan Pasar Pagotan kecamatan Geger, mulai hari sabtu kemarin. Penggalangan dana dilakukan mulai pagi hari sekitar pukul 09.00wib hingga selesai, para anggota PSHT ini menyebar di empat titik traffic light. "Alhamdulilah mas, kemarin kita melakukan penggalangan dananya dapat Rp 2.500.000", kata salah satu warga tingakat 1 yang ikut turun melakukan penggalangan dana. Koordinator pengalang dana Teguh Prasetyo Wiyono, ditemui Aenews9.com dilokasi, Minggu (7/10/2018) mengatakan, bahwa inspirasi penggalangan dana bencana ini muncul dari ni...

Kenek Bus Pariwisata Kecelakaan Tunggal di Sarangan Akhirnya Meninggal

Magetan (Aenews9.com)- Korban  kecelakaan Tunggal oleh bus pariwisata nopol AG 7911 UR yang menabrak tebing di atas kebun strawberry Minggu(7/10/2018) pukul 18.30 WIB bertambah Selain  penumpang yang dikabarkan meninggal tadi yakni Untung (50), korban meninggal bertambah satu orang lagi yaitu Kenek (kondektur) bus yang saat pertama didatangi  korban masih hidup tapi dalam kondisi terjepit body bus. “Sesuai yang dilaporkan pihak RSUD yang meninggal dua orang,” kata Fery Yoga Saputra, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan. Kedua korban langsung di bawa ke RSUD dr Sayidiman Magetan dan saat ini berada di ruang jenasah. Sementara itu untuk data sementara korban lain yang mengalami luka-luka dari kecelakaan bus nahas tersebut yaitu: I. G. Kusmianto 2. Wardi 3. Suwarmi 4. Rini 5. Sudarto 6. Sumayah 7. Sulawati 8. Irqi 9. Sulastri 10. Tutik 11. Nyoman Satriya 12. Sri Utami 13. Made Sukarman Korban yang mengalami luka-luka tersebut saat ini dir...

Lagi...Jalur Sarangan Kembali Memakan Korban

Magetan (Aenews9.com)- Jalur Sarangan kembali memakan korban.Sebuah bus rombongan pariwisata mengalami kecelakaan tepatnya di atas kebun stroberi,Minggu(7/10/2018). Sebuah bus rombongan wisata nopol AG 7911 UR yang perjalanan dari Candi Cetho yang akan pulang ke Surabaya, diduga mengalami rem blong dan menabrak tebing diatas kebun wisata stroberi,Minggu (7/10) sekitar pukul 18.00 Wib. Satu penumpang dikabarkan langsung meninggal dunia di kejadian itu,sementara kenek bus masih dalam keadaan terjepit dengan body bus.Sementara itu puluhan penumpang lainya langsung di evakuasi di Puskesmas Plaosan karena mengalami luka-luka. Petugas Kesehatan Melakukan Pertolongan Pertama Pada Kenek Bus Yang Terjepit. “Ini rombongan bus dari candi Cetho, tadi dari Savier sudah kelihatan bus meluncur sangat cepat,”kata Wardi warga kelurahan Sarangan. Hingga berita ini diturunkan posisi kenek bus masih dalam keadaan terjepit dengan body bus, petugas kesehatan berusaha memberikan pertolongan pertama ...