Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 30, 2018

Peduli Donggala,Sigi dan Palu Wartawan Madiun Adakan Aksi Penggalangan Dana

Madiun (Aenews9.com)- Bencana gempa dan tsunami  yang terjadi di Donggala,Sigi dan Palu menjadi perhatian dan keprihatinan banyak pihak.Tak terkecuali  wartawan dari berbagai media  yang terhimpun  dalam Majelis Pers Nusantara(MPN) Madiun mengadakan aksi penggalangan donasi kemanusiaan ,Sabtu (6/10/2018). Aksi penggalangan dana berlokasi di depan pasar  Caruban,Kecamatan Mejayan,Kabupaten Madiun.Puluhan wartawan bergerak mengumpulkan donasi dari masyarakat pengguna jalan yang melintasi jalan raya Caruban -madiun. Suprapto Koordinator aksi mengatakan "Bencana yang terjadi di Donggala,Sigi,dan Palu akibat gempa dan Tsunami menjadi perhatian dan keprihatinan kita sebagai insan jurnalis .Aksi ini bentuk solidaritas kepedulian dari insan Jurnalis di Madiun.Dan hasil dari penggalangan dana  ini akan kita salurkan melalui Tagana Kabupaten Madiun"terang Prapto . Salah satu masyarakat yang tidak mau di sebutkan  namanya mengaku senang dan respek atas...

Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Madiun : Selain Untuk Rekor Muri, Kami Juga Ingin Agar Batik Lebih Dicintai dan Mendunia

Madiun(Aenews9.com)- Dalam rangka memperingati Hari batik Nasional dan HUT Ke-73 TNI, Ibu-Ibu Dharma Pertiwi Koorcab Madiun Daerah E melaksanakan kegiatan membatik massal dalam upaya untuk pemecahan rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak, bertempat di Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Selasa (2/10/18) selain di Madiun, Ibu-Ibu Dharma Pertiwi Koorcab Madiun Daerah E juga melaksanakan membatik serentak di Kota Blitar, Tulungagung dan Pacitan. Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Madiun Daerah E Ny. Masduki menyampaikan, selain dilaksanakan di wilayah jajaran kami, kegiatan dalam rangka upaya pemecahan rekor MURI ini juga dilaksanakan serentak oleh Ibu-Ibu Dharma Pertiwi di seluruh Indonesia. Menurutnya, kegiatan membatik massal yang diprakarsai oleh Ibu Ketua Dharma Pertiwi Ny. Hadi Tjanjanto juga bertujuan untuk lebih mengenalkan dan melestarikan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO. “Melalui kegiatan ini pula, kami juga berupaya...

Ari Kuncoro; Para Penyamak Kulit Di Luar LIK Akan Segera Digusur

Magetan(Aenews9.com)- Polemik tentang keberadaan para pengusaha penyamak kulit yang dianggap ilegal, yang berada  diluar Lingkungan Industri Kecil (LIK) Magetan, akan segera berakhir. Keterberakhiran nasib mereka untuk tetap bisa produksi, tanpa status ijin usaha dan ijin produksi ditargetkan setelah terbangunnya lokasi industri pengolahan kulit di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo oleh PT. Indo Global Karbon.  Drs. Ari Kuncoro B. MM, Kepala B idang Industri Agro Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan, menyatakan, lokasi industri yang akan segera dibangun oleh PT.Indo Global Karbon di Desa Banjarejo adalah solusi dari lamanya polemik yang timbul, karena keberadaan para pengusaha penyamak kulit di luar LIK Magetan. Ari Kuncoro ketika ditemui di kantornya,Senin ( 01/10) menjelaskan, para pengusaha penyamak kulit di luar LIK, sebenarnya sudah beberapa kali dibina oleh Dinas Industri dan Perdagangan Magetan. Akan tetapi, tidak selalu diindahkan oleh mereka (...