Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 5, 2019

Wow,70 Desa di Magetan Dapat Kucuran Dana BKKD Total Rp 4,8 Miliar

Aenews9.com,Magetan- Besarnya Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang totalnya mencapai milliaran rupiah yang di gelontorkan Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah rupa-rupanya dinilai masih kurang oleh Pemkab Magetan. Pasalnya, meskipun desa sudah digerojok dana Milliaran rupiah, namun Pemkab juga masih memanjakan desa-desa di Kabupaten Magetan dengan memberikan suntikan dana segar sebesar Rp 4,8 Milliar lebih melalui Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Desa (BKKD) pada tahun 2019. “Total dananya Rp 4,8 Milliar, dibagi sebanyak 75 kegiatan di 70 desa yang sudah diberikan SK oleh Bupati, dan sudah kita umumkan agar segera pengajuan pencairan,”kata Iswahyudi Yulianto Kepada DPMD,Rabu (8/5). Yuli menjelaskan, dana Milliaran rupiah tersebut memang sudah disiapkan oleh Bupati Melalui APBD Dana Alokasi Khusus( DAU) untuk membantu usulan pembangunan desa-desa yang dianggap penting oleh Bupati. “Ini memang sudah disiapkan oleh Bupati, kalau tidak salah sekitar Rp 7-8 Mil...

Wujud Kemanunggalan TNI, Babinsa Geger Bantu Warga Pengecoran Jalan Desa

Aenews9.com,Madiun- Guna meringankan beban masyarakat dan wujud kedekatan TNI dengan masyarakat, Babinsa Sambirejo Koramil 0803/11 Geger Kodim 0803/Madiun Sertu Samsuri bersama masyarakat kerja bakti pengecoran jalan di Desa Sambirejo, Rt 02 Rw 05, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (9/5/2019). Karya bakti ini diikuti oleh masyarakat Rt 02 Rw 05 Desa Sambirejo dan jajaran pemerintah desa setempat yang dibantu oleh Babinsa Desa Sambirejo dengan jumlah sekitar 30 orang Disela-sela kesibukannya, Sertu Samsuri mengatakan, keikutsertaan Babinsa dalam pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu kesulitan masyarakat. "Ini sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu serta mendukung program pemerintah daerah, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya," ujarnya. “Selain itu, juga merupakan bentuk kemanunggalan TNI bersama rakyat, TNI hadir untuk membantu setiap kesulitan masyarakat," tegasnya. Sementara itu, salah satu war...

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Menkes: Untuk DKI Jakarta, Penyebabnya Karena Penyakit Bawaan

Aenews9.com,Jakarta - Bertambahnya korban meninggal dunia maupun jatuh sakit para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam pemilu 2019 silam, Kementerian Kesehatan melakukan audit medik terhadap sejumlah para petugas KPPS yang meninggal dunia. Dalam pelaksanaan audit medik tersebut, Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, mengungkapkan hasil audit yang berasal dari Provinsi DKI Jakarta, terdapat hasil temuan sejumlah petugas KPPS yang meninggal yang disebabkan karena penyakit bawaan, yang dimiliki sejumlah petugas sebelum saat pelaksanaan Pemilihan Umum. "Dari data 18 orang diketahui penyebab meninggal dunia 8 infarkmiokap, sakit jantung mendadak kemudian gagal jantung, liver, stroke gagal pernafasan, dan infeksi otak meningitis," ungkap Menkes, Nila Moeloek setelah melakukan pertemuan tertutup terkait kesehatan petugas KPPS, di kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Lebih lanjut Menkes juga menjelaskan, adanya metode audit medik yang dilakukan, dengan...

Prihatin Atas Ribuan Korban Petugas Pemilu, Din Syamsuddin dan Sejumlah Tokoh Bentuk AMP-TKP 2019

AENEWS9.COM | Jakarta – Sejumlah tokoh masyarakat madani lintas agama, suku, dan profesi yang merasa prihatin terhadap wafat dan jatuh sakit massal para petugas penyelenggara pemilu dan aparat keamanan mendirikan gerakan bernama Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019. Mereka menuntut investigasi serius, tuntas, dan transparan. Tercatat hingga saat ini, ada seratusan tokoh nasional non partisan yang tergabung dalam aliansi ini, di antaranya Din Syamsuddin, Anwar Abbas, Chusnul Mariyah, Busro Muqoddas, Jose Rizal, dan Bahtiar Efendy. Kepada sejumlah media, Rabu pagi, 8 Mei 2019, pemrakarsa aliansi Prof.M.Din Syamsuddin mengatakan, AMP-TKP 2019 terdiri dari tokoh agama, pimpinan organisasi, akademisi, advokat, dokter, profesional lain, dan aktivis sosial. “Dukungan masih dibuka,” ucapnya. Di bawah ini di-release pernyataan lengkap dari AMP-TKP 2019 berjudul 'Lakukan Investigasi Tuntas', yang diterima media ini, Rabu pagi sebagai berikut. *ALIANSI MASYAR...