AENEWS9.COM MADIUN - Peristiwa hanyutnya 6 siswa di Wana Wisata Grape sudah hampir sepekan berlalu, namun asuransi yang di janjikan dari pihak Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Madiun urung terealisasikan. Seperti dilansir dari berbagai media, pihak KPH Madiun akan memberikan biaya santuan kepada keluarga korban sebesar Rp15.000.000 (Selasa 11/4). Namun hingga korban terakhir (Gandhi-red) di ketemukan belum menemui titik terang. Padahal uang santunan tersebut akan diambilkan dari anggaran KPH Madiun sehari pasca kejadian tersebut. Administratur KPH Madiun, Anis Kusnendar mengungkapkan, pihaknya mengakui berniat akan memberikan santunan kepada pihak keluarga korban sebesar Rp15 Juta sehari setelah kejadian tersebut, namun niat itu urung di laksanakan. “ Pihak kami masih menanti kepastian komitmen dari PT. Amanah Gita selaku pihak yang menggawangi asuransi, k arena PT. Amanah Gita belum ada komitmen yang pasti, maka kami belum membayarkan dengan uang kami sendiri,"...