Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 24, 2018

DPR RI Berharap Pengusutan Kematian Wartawan Yusuf, Wilson: Ini Tragedi Pers Indonesia

KOPI, Jakarta (Aenews9.com)- Upaya pengungkapan dan penyelesaian kasus tewasnya wartawan Kalsel secara transparan dan beradab telah mengundang perhatian banyak kalangan, termasuk dari pihak DPR RI. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, misalnya, menegaskan mendukung langkah Komnas HAM untuk mengungkap kematian M Yusuf (42) wartawan media online di Lapas Klas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan, 10 Juni lalu. Menurut Fadli Zon, harus ada keberanian untuk mengungkap kebenaran dan hal yang menjadi penyebab kematian M Yusuf. Terlebih kematian terjadi di dalam lapas. “Jangan sampai kebenaran itu ditutupi untuk kepentingan orang tertentu yang saya kira tentu saja merupakan satu wujud ketidakadilan bagi keluarga almarhum. Jadi harus dibongkar, mereka yang terlibat dalam penganiayaan, intimidasi atau bahkan masuk dalam kategori pembunuhan ya harus diungkap dan diberi sanksi sesuai hukum kita yang berlaku,” kata Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (28/6). Menurut politisi a...

Sejumlah Pimpinan Organisasi Pers Nyatakan “Perang” Melawan Kriminalisasi Pers*

Jakarta (Aenews9.com)- Maraknya kasus kriminalisasi pers di berbagai daerah di Indonesia memicu reaksi keras sejumlah pentolan Organisasi Pers tingkat nasional. Secara mendadak, selasa (26/06) sore, sejumlah pimpinan Organisasi Pers menggelar pertemuan khusus membahas maraknya kriminalisasi pers yang berujung kematian wartawan media Kemajuan Rakyat Almarhum Muhammad Yusuf. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia Hence Mandagi mengatakan, seluruh Ketua Umum organisasi pers yang hadir pada pertemuan di sebuah restoran di bilangan Jakarta Pusat tersebut, sepakat menyatakan “perang” melawan kriminalisasi pers Indonesia. “Target utama perlawanan kita adalah Dewan Pers, karena menjadi biang kerok terjadinya tindakan kriminalisasi pers di berbagai daerah,” ungkap Mandagi. Dan dalam waktu dekat ini (4/7-2018), Mandagi membeberkan, akan ada aksi damai perwakilan wartawan dari berbagai daerah yang terpusat di Jakarta, usai sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum ter...

Cek Kesiapan Pilkada, Bupati Bersama Dandim Madiun Tinjau TPS

Madiun (Aenews,9.com)- Sehari menjelang pelaksanaan Pilkada 2018, Bupati Madiun Muhtarom S.Sos, didampingi Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf Rachman Fikri S.Sos mengunjungi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) . Salah satunya, di Pendopo rumah milik Kasno TPS 2 Rt. 04 Rw. 01 Kelurahan Wungu Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Selasa (26/06/2018) Pengecekan TPS tersebut untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan dalam rangka mengetahui kesiapan penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara Pilgub Jatim dan Pilkada Kab. Madiun Th. 2018 diwilayah Kab. Madiun. "Waktu persiapan pencoblosan waktunya tinggal hari ini, diharapkan kesiapan penyelenggara termasuk kesiapan lokasi yang digunakan sebagai tempat pemungutan suara harus benar-benar sudah siap" terang Bupati Madiun kepada awak media. Selain itu Bupati mengungkapkan “pelaksanaan Pilkada kali ini harus benar-benar terpantau, sehingga pelaksanaanya bisa berjalan dengan sukses aman dan lancar” “Untuk Satlinmas pah...

KPU Kabupaten Madiun Distribusikan Kartu Suara di 15 Kecamatan

Madiun(Aenews9.com)- Jelang hari coblosan pilkada Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Madiun dan pilkada gubernur Jawatimur KPU Kabupaten Madiun mendistribusikan kartu suara ke 15 Kecamatan,Senin 25/6/2018. Sebanyak   580.872 kartu suara sudah di distribusikan ke 15 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Madiun. Pantauan Aenews9.com  saat berada di gedang KPU, Jalan raya Ponorogo,Kecamatan Geger,Kabupaten Madiun, dan selain  surat suara ada pula kotak suara, bantalan coblosan, papan tulis, alat tulis dan kebutuhan logistik lainnya dengan menggunakan truk dengan pengawalan ketat pihak kepolisian dan TNI  bersenjata lengkap. Ali Nurwahyudi ,Spd, Kepala Divisi Logistik KPU Kabupaten Madiun mengatakan pengiriman kebutuhan logistik Pi dilakukan selama dua hari, Minggu (24/6) dan Senin (25/6)"Pengiriman logistik kami lakukan dalam dua hari yaitu kemarin (Minggu red) dan hari ini untuk bisa selesai terdistribusikan dan lancar semua"kata Ali kepada Aenews9.com,Se...

Rencana Dilaporkan ke Polisi, Wilson: PWI Tidak Paham Konstitusi dan UU Pers*

KOPI, Jakarta (Aenews9.com) - Wilson Lalengke belakangan jadi pembicaraan hangat di kalangan jurnalis, khususnya di lingkaran organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pasalnya, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan yang cukup memerahkan telinga para pengurus PWI. Wilson mensinyalir bahwa Team Pencari Fakta (TPF) PWI atas kasus tewasnya wartawan Muhammad Yusuf dibiayai oleh oknum pengusaha hitam di Kalsel, Haji Isam. Atas statemen lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, PWI membantahnya dan mengatakan bahwa TPF dibiayai secara mandiri oleh organisasi itu. Tidak cukup sampai di situ, dari pemberitaan yang beredar, PWI berencana akan melaporkan Wilson Lalengke dan media-media yang mempublikasikan pernyataannya tersebut ke polisi. "... Kami juga sedang mempertimbangkan  untuk melaporkan ke polisi, sumber dan penyebar informasi dan media-media yang memuat menyebarkan berita fitnah itu,” tegas Helmie, salah ...