Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 22, 2019

Agum Gumelar: Perlu Kaji Ulang Perubahan UUD 45

AENews9.com,Jakarta - Dalam menyikapi UUD 1945 hasil 4 kali amandemen, perlu kaji ulang melalui pemikiran bersama secara komprehensif yang didukung oleh semua kekuatan komponen bangsa. Hal ini diungkapkan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dalam acara Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh Stasiun RRI Pro-3 di Lantai 7 Gedung RRI Pusat Jakarta, Jumat (27/12/2019). Acara dialog yang dipancarluaskan juga melalui jaringan live-streaming dan audio-visual RRINet itu mengusung tema: "Kaji Ulang Perubahan UUD 1945". Menurut Agum, yang merupakan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (DPP PEPABRI), proses kaji ulang harus dilakukan secara konstitusional melalui lembaga tinggi negara yang berwenang seperti tertulis dalam UUD 1945, yakni MPR. "TAP MPR No.1/2002 mengamanatkan adanya suatu komisi yakni Komisi Konstitusi, Komisi inilah yang mesti melakukan pengkajian UUD 1945," kata Agum yang juga menjabat sebaga...

Hujan Deras Sejumlah Wilayah Di Madiun Dilanda Banjir

AENews9.com,Madiun- Hujan deras disertai angin yang terjadi sore kemarin sejumlah wilayah di daerah di kabupaten Madiun Dilanda Banjir. Sejumlah desa diantaranya Desa Nglambangan dan Desa Tempursari Kecamatan Wungu, serta Desa Ngadirejo Kecamatan Wonoasri terendam banjir, Jumat (27/12). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, membenarkan adanya banjir di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu tersebut. Dia mengatakan, puluhan rumah dan puluhan hektare lahan pertanian terendam banjir dengan ketinggian air saat ini antara 40 cm sampai 90 cm. "Banjir juga merendam sejumlah ruas jalan di Desa Nglambangan, Desa Ngadirejo, dan Desa Tempursari," terangnya. Menurutnya, luapan air dari beberapa sungai di wilayah tersebut disebabkan oleh tumpukan sampah yang memenuhi sungai.

Pagi Seru Berwisata Di Peken Lawas Candimulyo,Dolopo

AENews9.com,Madiun- Kesan pasar pedesaan tempo dulu begitu terasa saat menjejakkan kaki di lapangan  desa Candimulyo,kecamatan Dolopo,kabupaten Madiun ,Minggu pagi 22/12/2019. Nampak berjajar rapi lapak pedagang dibuat dari bambu beratap rumbia daun  tebu.Seluruhnya menjajakan kuliner tradisional yang dulu pada zamannya mudah dijumpai. Kehadiran kuliner-kuliner zaman dulu ini membuat  pengunjung di Peken Lawas Candimulyo(PLS)    bisa bernostalgia dengan masa lalu khususnya kuliner seperti, Getuk,Cenil,Samplok,Utri,Jadah,Klepon,Getuk lindri,Grontol,Gatot, Es strop,dawet,jenang,nasi pecel,tiwul,gule, dan lain-lain. PLS dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Langen Mulyo Desa Candi Mulyo,menjadikan destinasi wisata baru yang  dilandasi keinginan untuk melestarikan tradisi masyarakat baik berupa makanan, permainan,kerajinan yang bersifat pada kearifan lokal serta menekankan pada wahana wisata keluarga. Rochmad Sodiq, Ketua Pokdarwis Lang...

Simposium Gerakan Literasi Nasional Di Wilayah Mataraman

AENews9.com, Madiun- Dalam rangka mengawal Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Menjadikan Kabupaten / Kota Wilayah Mataraman Provinsi Jawa Timur Sebagai Tolok Ukur Gerakan Literasi Secara Nasional, SDM Unggul – Indonesia Maju, maka Korps Alumni HMI (KAHMI) Mataraman Jawa Timur menggelar Simposium GLN, di Pendopo Ronggo Djoemeno Madiun, Minggu (22/12/2019) Kegiatan ini juga dipamerkan 600 buku karya literasi putra daerah se-Mataraman Jawa Timur yang meliputi penulis dari Kab. Magetan, Madiun, Pacitan, Ngawi dan Kota Madiun. Pada Literasi tersebut  sebagai narasumber pada simposium sehari ini, adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia yang diwakili Asisten Deputi PAUD, DIKNAS dan Pendidikan Masyarakat Kemenko PMK, Dr. Femmy Eka Kartika Putri, M.Si. Nampak hadir, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak, Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, Wali Kota Madiun, H. Maidi, Bupati Magetan, Suprawoto dalam Simposium GLN. Dalam kese...