Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 1, 2018

Senator DPD RI: Polri Harus Hentikan Kriminalisasi Wartawan!

Jakarta (Aenews9.com) - Persoalan kriminalisasi jurnalis belakangan ini telah mencapai tingkat krusial yang sangat membahayakan. Rentetan penangkapan demi penangkapan wartawan di hampir seluruh wilayah Indonesia akibat pemberitaan yang tidak dapat diterima oleh segelintir orang telah mengancam eksistensi elemen kontrol sosial di masyarakat. Tewasnya wartawan Sinar Pagi Baru, Muhammad Yusuf, di Lapas Klas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan, di penghujung bulan suci Ramadhan lalu  merupakan gong pertanda kematian jurnalisme kritis di negeri ini. Hal tersebut diungkapkan Fachrul Razi, MIP, Senator DPD RI asal Aceh menyikapi kondisi pers dalam negeri yang semakin buruk akibat maraknya kasus kriminalisasi terhadap wartawan oleh aparat kepolisian. "Ratusan wartawan saat ini sedang menjalani proses hukum, dilaporkan ke polisi akibat pemberitaan media. Mekanisme penyelesaian sengketa pers adalah melalui koridor UU No 40 tahun 1999 tentang Pers, yang oleh karena itu, seluruh tindakan ap...

Wilson Lalengke,Profil singkat Ketua Umum.PPWI

(Aenews9.,com)- Sahabat- sahabatnya di dunia maya mengenalnya dengan nama Shony . Demikian juga dengan teman sekelasnya sesama mahasiswa S- 2 di Eropa , menyapanya dengan nama itu . Nama lengkapnya Wilson Lalengke, seorang Indonesia tulen dengan karakter Indonesia murni yang suka “angin- anginan” dan keras kepala . Terlahir sebagai anak pertama dari sebuah keluarga petani miskin 50- an tahun lalu dengan nama kecil Wilson dan nama keluarga (Fam ) Lalengke, di sebuah kampung kecil yang sudah musnah ditinggal pergi para penghuninya di pedalaman Sulawesi Tengah. Kampung tua itu bernama Kasingoli . Oleh Ibundanya, Wuranggena Kulua , dan almarhum Ayahandanya, Sion Lalengke, adik - adik dan keluarga besar, serta orang sekampungnya , sosok ini biasa dipanggil “Soni”. Pasalnya, kata “Wilson ” adalah produk Barat yang tidak dikenal di komunitas kampung kecil tradisional tersebut . Akhirnya, sang Ibu memungut tiga huruf terakhir dari kata itu , S - O- N, dan menambahinya dengan I , menjadi SO...

Kuota PDPB Banyak Tersisa,Jadwal Pendaftaran SDN /SMPN Kota Madiun Resmi Ditutup

Madiun ( Aenews9.com)- Sejumlah SDN dan SMPN  masih banyak kekurangan murid setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Madiun telah ditutup pada Kamis (5/7/2018) kemarin,pukul 12.00 WIB. Seperti di lansir dari Madiun pos.com Berdasarkan rekapitulasi hasil PPDB sesuai jalur zonasi yang diunggah di website ppdb.madiunkota.go.id pada Jumat (6/7/2018) hingga pukul 08.35 WIB WIB, untuk tingkat SD dari pagu 2.338 siswa, hanya terpenuhi 1.861 siswa atau masih kurang 477 siswa. Sementara itu untuk tingkat SMP dari total pagu 2.929 siswa, baru terpenuhi sebanyak 2.712 atau masih kurang 217 siswa. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Dinas Pendidikan Kota Madiun, Eny Yuanawati,membenarkan masih ada sejumlah SD dan SMP negeri masih kekurangan siswa hingga batas akhir penutupan PPDB dengan sistem online atau dalam jaringan. "Kekurangan siswa tersebut karena banyak faktor. Di antaraya, banyak c...

Ketum PPWI : Kriminalisasi Pers, Hakim Praperadilan Diduga Masuk Angin

Jakarta (Aenews9.com)-Pernyataan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, sebagai respon terhadap putusan PN Sidoarjo yang menolak permohonan praperadilan kasus kriminalisasi jurnalis beritarakyat.com Slamet Maulana, Kamis, 5 Juli 2018. Hakim praperadilan dinilai tidak obyektif dalam mengadili kasus salah prosedur penanganan pengaduan delik pers oleh oknum polisi dari Polres Sidoarjo. Pertama: proses penangkapan dan penetapan tersangka atas jurnalis Slamet Maulana (bukan Mulyono seperti di video ini), bertentangan dengan peraturan KUHAP, peraturan Kapolri, dan UU No 40 tahun 1999, tentang Pers. 2. Ahli hukum pidana, Prof. Dr. Sudjojono telah dihadirkan di persidangan, yang secara tegas mengatakan bahwa proses penetapan tersangka dan penangkapan jurnalis Slamet Maulana adalah cacad yuridis alias cacad hukum, yang oleh karena itu harus dianulir oleh putusan pengadilan. 3. Saksi-saksi, termasuk ahli pers dan ahli hukum, dari pihak kepolisian selaku tergugat atau termohon (saksi member...

UNESCO Serukan Penyelidikan atas Kematian Wartawan Indonesia Muhammad Yusuf

Direktur Jendral UNESCO Audrey Azoulay hari Kamis (5/7) menyerukan untuk mengungkap penyebab kematian Muhammad Yusuf, wartawan Indonesia, Kotabaru, Kalimantan Selatan yang meninggal di dalam tahanan pada 10 Juni lalu. “Saya mengutuk pembunuhan Muhammad Yusuf dan menyerukan kepada otorita berwenang untuk melakukan penyelidikan transparan terhadap hal-hal terkait kematiannya,” ujar Azoulay. Muhammad Yusuf meninggal 10 Juni 2018 lalu setelah ditahan selama lima minggu di rutan Polres Kotabaru dan kemudian di Lapas Kelas II-B Kotabaru, di Kalimantan Selatan; menunggu sidang pengadilan atas tuduhan melanggar hukum di Indonesia tentang ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. Muhammad Yusuf, yang berusia 42 tahun, ditahan setelah menulis pemberitaan di media online “Kemajuan Rakyat” dan “Berantas News” tentang sengketa perebutan lahan antara perusahaan Kelapa Sawit, PT. Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) miliknya Andi Syamsuddin alias Haji Isam. Tulisan itu dinilai bermuatan provo...

Warga Gender Sewulan Tewas Tertimpa Pohon Saat Kendarai Motor

Ponorogo (Aenews9.com)- Nur Muslich pemuda 26 tahun warga Gender  Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Madiun tewas setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Ponorogo – Madiun tepatnya Desa/Kecamatan Babadan, Kamis (5/7/2018). Berdasar informasi, korban awalnya mengendarai motor dengan nopol AE 6625 GC melaju dari arah Madiun ke Ponorogo, namun sesampainya di lokasi tiba-tiba datang angin kencang hingga merobohkan pohon yang berada di timur jalan dan langsung menimpanya. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit, namun nahas saat di tengah perjalanan korban meninggal dunia. Kapolsek Babadan, AKP Nyoto mengatakan, selain Nur Muslich pohon yang tumbang tersebut juga menimpa motor lain dan mini bus hingga bagian depan mini bus ringsek. “Selain Nur Muslich, seorang pengendara motor lain dan juga sebuah mini bus jadi korban,” terangnya.

Tindak Lanjuti Aspirasi Wartawan, GMDP Deklarasikan Kesepakatan Luminor

Jakarta (Aenews9.com)- Setelah sukses menggelar aksi Damai Tolak Kriminalisasi Pers dan Silaturahim Pers serta Halal Bi Halal, Gerakan Menggugat Dewan Pers atau GMDP kembali menggulirkan rencana Akbar Wartawan Indonesia sebagai jawaban konkrit atas kegelisahan dan penderitaan masyarakat pers yang diperlakukan sewenang-wenang oleh Dewan Pers.  GMDP mendeklarasikan 4 Poin Kesepakatan Luminor yang dihasilkan dalam pembahasan antar sejumlah wartawan, pimpinan organisasi pers, dan pimpinan media pada kesempatan Silaturahim Pers di Hotel Luminor Pecenongan Jakarta, Kamis (05/07). Kesepakatan bersama yang diputuskan oleh peserta silaturahim pers adalah yang pertama; membentuk tim perumus amandemen dan judicial review atau uji materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kedua, pembentukan tim perumus systemic review terhadap permasalahan pers yang akan dilaporkan ke Ombudsman Republik Indonesia dan Menkopolhukam. Ketiga, pembentukan panitia pelaksana pertemuan pimpinan o...

Gunakan Anggaran Negara Puluhan Miliar, Dewan Pers Wajib Diaudit

JAKARTA (Aenews9.com) -- Lembaga Dewan Pers kini menjadi sasaran melampiaskan rasa kecewa bagi ribuan wartawan di Indonesia, atas kiprahnya selama ini sebagai sebuah lembaga yang seharusnya membina serta memberikan advokasi kepada para wartwan, tetapi justru dalam prakteknya bertentangan  dengan kewenangan yang diamanatkan UU Pers No 40 Tahun 1999. Dalam kiprahnya yang dinilai telah melanggar kewenangannya itu, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) didukung puluhan pimpinan organisasi wartawan dari seluruh Indonesia membawa persoalan ini ke Pengadilan Negeri. Dewan Pers digugat sebagai sebuah lembaga yang telah melakukan perbuatan melanggar hukum (PMH) yang berimplikasi kepada maraknya kasus kriminalisasi terhadap sejumlah wartawan di Tanah Air. Di saat gugatan itu tengah berproses, muncul kasus tewasnya seorang wartawan di Kota Baru, Kalimantan Selatan,  M Yusuf. Rekan wartawan ini meninggal saat berstatus sebagai tahanan d...

Sidang PMH Ke -5 Dewan Pers, Wilson Lalengke: Penasihat Hukum Dewan Pers Itu Abal-abal

Jakarta(Aenews9.com)- Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) menggugat Dewan Pers, atas dugaan melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Proses gugatan hari ini, Rabu, 4 Juli 2018, telah memasuki sidang kelima di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Agenda persidangan kali ini masih seputar membuktikan legal standing  atau status hukum masing-masing pihak. Kuasa hukum dua organisasi pers, Dolfie Rompas, memaparkan bahwa di persidangan kelima ini ada keberatan dari tergugat. "Tadi ada komplen dari pihak tergugat Dewan Pers, bahwa salah satu legal standing, dari PPWI belum lengkap," katanya seusai sidang, Rabu (4/7/2018). "Pemahaman mereka (penasihat hukum Dewan Pers), bahwa legal standing organisasi itu harus berbadan hukum. Padahal di dalam Undang-Undang No. 17 tahun 2013 tentang Ormas, jelas di pasal 16, bahwa Organisasi Masyarakat itu, bisa berbadan hukum bisa juga tidak berbadan hukum," terang Rompas. "Kalo un...

Didemo Perwakilan Wartawan se Indonesia, Dewan Pers Ketakutan dan Melarikan Diri

Jakarta (Aenews9.com)-Aksi keprihatinan ratusan wartawan perwakilan dari berbagai daerah di dua lokasi berbeda di Jakarta diwarnai aksi tutup mulut dengan lakban dan pengusungan keranda mayat "kebebasan pers." Lokasi pertama yang digeruduk ratusan wartawan dari berbagai penjuru tanah air ini adalah gedung Dewan Pers, sambil mengusung keranda mayat dari kelompok wartawan Sinar Pagi Baru, media tempat almarhum Muhammad Yusuf bekerja. Menariknya, seluruh anggota Dewan Pers ketakutan dan melarikan diri. Tak satu pun yang berani menemui wartawan dengan alasan yang gak jelas. Terlebih, ketika keranda jenasah yang dibawa tembus hingga ke lantai 8 markas Dewan Pers beroperasi. Suasana mencekam memenuhi seluruh ruangan tersebut seolah jeritan duka wartawan yang selama ini merasa dizalimi, bahkan dipenjara dan berujung nyawa melayang, melingkupi batin seluruh perwakilan wartawan yang hanya diterima oleh staf biasa pegawai sekretariat Dewan Pers, dari Kementrian Kominfo. "...

Saat Asyik Nongkrong 7 Anak Jalan digaruk Polisi

Ponorogo(Aenews9.com)-Satuan Sabhara Polres Ponorogo berhasil mengamankan 7 anak jalanan dalam patroli yang di gelar kemarin Senin(3/6) Mereka diciduk petugas patroli  saat sedang nongkrong di simpang tiga Jl. Gatutkaca Ponorogo. Dari hasil pemeriksaan kepada 7 anak jalanan tersebut di temukan Sejumlah barang bukti yang disita petugas  seperti , gunting, tujuh buah telepon genggam, anting, jam tangan, sabuk gesper, kartu remi, kunci sepeda motor, dan sejumlah obat-obatan. Dari tujuh anak jalanan yang diamankan, enam di antaranya warga Kabupaten Ponorogo, sedangkan seorang lagi berasal dari Kabupaten Madiun. Kapolres Ponorogo AKBP Radiant di Ponorogo, Senin, menuturkan anggota Satuan Sabhara melaksanakan patroli kewilayahan dan menerima laporan tentang adanya anak jalanan. "Anggota Satuan Sabhara melaksanakan patroli kewilayahan. Kemudian mendapatka laporan dari masyarakat tentang adanya anak-anak jalanan nongkrong diJalan Gatutkaca,” ujar Kapolres Di lokasi ter...

1000 Wartawan Bakal Geruduk Dewan Pers*

Jakarta (Aenews9.com)-Reaksi keras masyarakat pers Indonesia atas maraknya kasus kriminalisasi pers akhir-akhir ini yang berujung tewasnya wartawan media Kemajuan Rakyat almarhum Muhammad Yusuf, melahirkan semangat perlawanan dari insan pers dari seluruh penjuru Nusantara.  Realisasi solidaritas pers itu diwujudkan dalam gerakan aksi spontanitas yang diberi label "TOLAK KRIMINALISASI PERS INDONESIA". Koordinator Lapangan aksi solidaritas "Tolak Kriminalisasi Pers Indonesia" Feri Rusdiono didampingi ketua IMO, Marlon Brando, usai rapat persiapan, mengapresiasi semangat rekan-rekan seprofesinya yang menyatakan hadir pada aksi damai tanpa orasi yang akan digelar pada 4 Juli 2018. "Saya memprediksi akan ada seribu wartawan perwakilan dari seluruh Indonesia mengikuti aksi kami kali ini," ungkap Feri yang dilapangan dibantu Wesly dari FPII dan Helmi dari JMN. Pada aksi kali ini, Feri menjelaskan, peserta tidak akan melakukan orasi tapi hanya dengan me...

Puluhan Organisasi Wartawan Sikapi Disfungsi Dewan Pers

Jakarta (Aenews9.com)- Puluhan Organisasi Profesi wartawan saat ini dikabarkan tengah merapatkan barisan dan menyatakan sikap untuk bersatu menyampaikan sejumlah tuntutan yang akan dilayangkan kepada pihak Dewan Pers atas rencana aksi yang akan dilakukan pada Rabu (4/7) esok hari. Ditengarai ratusan wartawan yang saat ini tengah geram dan berkumpul untuk menyatakan sikap dikarenakan pergeseran fungsi dari Dewan Pers yang seharusnya bisa menjadi rumah dan melindungi umat pers dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan amanah UU Pokok pers No. 40 Tahun 1999. Ketua Umum Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Ozzy S Sudiro menyampaikan saat ini insan pers Indonesia tengah bergejolak, khususnya setelah adanya ketidaksetaraan atau pemisahan antara pers lokal dan pers yang menamakan dirinya mainstream. “Mereka dibelenggu dengan kebebasan dalam sangkar. Satu diangkat yang satu dipijak dengan politik belah bambu yang selalu diterapkan dalam berbagai kebijakan. Ini harus seger...

Tak Kunjung Sembuh dari Sakit Seorang Laki-laki Nekat Gantung diri Dibawah Jembatan Ngujur

Magetan (Aenews9.com)- Warga Desa Gorang-gareng,Kecamatan Nguntoronadi,Magetan di hebohkan dengan penemuan jasad laki -laki berumur(38) Tahun menggantung dibawah jembatan Ngujur Gorang-Gareng Senin 2/7/2018. Penemuan orang gantung diri tersebut berawal dari laporan Sekira jam 07:00 Wib,Sholikun Modin mendapat laporan dari masyarakat bahwa di bawah jembatan Ds Goranggareng/jembatan Ngujur ada orang gantung diri selanjutnya  Sholikun bersama Afan menuju Jembatan Ds Goranggareng/jembatan Ngujur untuk melihat langsung setelah tiba dan melihat ada orang yang gantung diri kemudian  melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nguntoronadi. Korban gantung diri di ketahui bernama  Tarmanto (38) warga ,Ds.Tulung Rt 01 Rw 02 Kec.Kawedanan Magetan. Dari hasil olah TKP ditemukan Tali senar warna biru panjang kurang lebih 1 meter,dan korban memakai kaos lengan panjang warna biru dengan tulisan di punggung "HENDRA JAYA" Celana Panjang panjang warna Abu abu gelap,Sepasang sandal war...

Ketua Umum SPRI Kirim Surat Terbuka Buat Presiden : Selamatkan Kemerdekaan Pers Indonesia

Ketua Umum SPRI,Hence Mandagi Ketua Umum SPRI Kirim Surat Terbuka Buat Presiden : Selamatkan Kemerdekaan Pers Indonesia Yang terhormat : Presiden Republik Indonesia Bpk H. Ir Joko Widodo. Rancangan sembilan program prioritas pembangunan atau Nawacita yang Bapak gulirkan sejak pertama kali Bapak memimpin negeri ini sepertinya berjalan cukup dinamis. Keberhasilan pembangunan infrastruktur di masa pemerintahan sekarang sungguh bisa dirasakan  langsung masyarakat di berbagai pelosok neggeri, bahkan hingga ke wilayah Papua yang dulunya sulit terjangkau pembangunan. Kebijakan ekonomi yang Bapak luncurkan pun berhasil merangsang pertumbuhan ekonomi nasional kian stabil. Simpati publik atas kinerja pemerintahan saat ini menempatkan Bapak pada posisi tertinggi poling calon presiden 2019 dibanding calon lain di hampir seluruh lembaga survey nasional. Namun sayangnya sederet prestasi yang Bapak raih itu rasanya belum lengkap jika ada potensi yang menguasai ruang publik justeru ter...