Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 14, 2024

Buya Syakur dan Fikih Gender

Buya Syakur dan Fikih Gender Oleh: Prof. Dr. Wardah Nuroniyah, S.H.I, M.S.I_ Jakarta - Bangsa Indonesia kehilangan ulama yang mencerahkan, K.H. Syakur Yasin, MA, Rabu, 17 Januari 2024. Ulama besar kelahiran Indramayu itu wafat di RS Mitra Keluarga, Plumbon, Cirebon, dalam usia 75 tahun. Buya Syakur – panggilan akrabnya – memimpin pondok pesantren Cadangpinggan, Kertasmaya, Indramayu, dan aktif berceramah, baik offline maupun online, dengan materi-materi yang progresif dan penjelasan yang tidak mainstream. Dalam ceramah-ceramahnya yang bisa kita akses di kanal YouTube (via Wamimma TV), terlihat bagaimana Buya Syakur mengungkap kehadiran Islam di Jazirah Arab secara historis dan kultural, dengan melihat fakta kehidupan pada zamannya, kemudian mentransformasikannya dengan kehidupan modern sekarang. Dengan pendekatan seperti itu, Buya Syakur melihat Islam sebagai agama yang dinamis, progresif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Salah satu pemikiran Buya Syakur yang paling menarik bagi...

Kunjungan Kerja ke Kodim 1011/Klk Danrem 102/Pjg Tekankan Netralitas TNI

KLIKAENEWS.COM ,Kapuas - Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Iwan Rosandriyanto S.I.P beserta Rombongan melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Makodim 1011/Klk,di jln Tambun Bungai ,Kapuas Kamis, (18/01/24). Kedatangan Danrem 102/Pjg diawali dengan penerimaan Potong Pantan adat khas penerimaan tamu suku Dayak Ngaju dan disambut Dandim 1011/Klk Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto S.E., beserta Forkopimda Kabupaten Kuala Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Dalam kunjungan tersebut, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Iwan Rosandriyanto S.I.P selain memperkenalkan diri kepada para prajurit dan ibu-ibu Persit juga bertatap muka dengan Forkopimda Kab.Kuala Kapuas dan Kab.Pulang Pisau.  Usai menerima paparan kondisi satuan dan wilayah Kodim 1011/Klk dari Dandim 1011/Klk, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Iwan Rosandriyanto S.I.P memberikan beberapa arahan dan penekanan kepada seluruh Prajurit Kodim 1011/Klk untuk selalu memegang teguh serta junjung tinggi Netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu 20...

Kejati Kalteng Tahan 2 Orang Tersangka Dugaan Tipidkor Dana BOK Kabupaten Barito Selatan Tahun 2020-2021.

KLIKAENEWS.COM ,Palangka Raya-Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan ( Tengah ( Kejati Kalteng )melakukan penahanan terhadap 2 ( Dua )  orang tersangka berinisial MJR dan ICD dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan Tahun Anggaran 2020-2021. Selasa (16/1/2023). Tersangka MJR dan tersangka ICD dilakukan Penahanan di Rutan Klas IIa Palangka Raya, Kota Palangka Raya,  Provinsi Kalimantan Tengah masing  masing Selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal  16 Januari 2024 s/d tanggal 04 Februari 2024.  Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah  ( Kajati Kalteng ) Dr.Undang Mugopal ,SH.,M.,hum Melalui Kasi Penkum Dodik Mahendra,S.H.,M.H mengatakan bahwa tersangka MJR Sebagai  Pengelola BOK Kabupaten dan Pengelola BOK Puskesmas Tahun 2020 s/d 2021 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan . Pasal yang disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo. Pas...

Gajah Sumatera Mati Diduga Diracun untuk Gadingnya di Taman Nasional Tesso Nilo

KLIKAENEWS.COM ,Seekor Gajah Sumatera yang menjadi binaan Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, ditemukan mati kemarin (10/1), dengan dugaan bahwa kematian tersebut disebabkan oleh racun yang digunakan untuk mengambil gadingnya. Heru Sutmantoro, Kepala TNTN, menjelaskan bahwa kematian gajah jantan bernama Rahman pertama kali diketahui oleh sang Mahout, Jumadi. Berdasarkan kondisi Rahman, diperkirakan gajah berusia 46 tahun tersebut telah diracun sebelum akhirnya dipotong gadingnya. dirilis dari Antaranews.com Minggu (14/1/24). Meskipun telah dilakukan upaya penanganan awal sesuai petunjuk dokter hewan Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, termasuk memberikan obat pencahar (norit), susu, dan gula cair menggunakan selang, sayangnya gajah Rahman meninggal sekitar pukul 15.55 WIB. (*)