In Memoriam: Faisal Basri dan Nyanyian Suara Kritis _Oleh: Denny JA_ KLIK AENEWS.COM, Magelang - “Orang yang hanya tahu sisi pandangannya sendiri soal satu isu, ia sesungguhnya tidak tahu banyak soal isu itu. Ia boleh saja merasa argumennya soal isu itu sangat kuat. Tapi jika ia belum mendengar pandangan lain yang berlawan soal isu itu, kuat atau tidak argumennya belumlah teruji.” (John Stuart Mill) “Kritik mungkin tidak menyenangkan, tapi itu rasa tak menyenangkan yang penting. Kritik itu berfungsi seperti rasa sakit dalam tubuh kita. Kritik memberi tahu kita bahwa ada yang tidak beres dalam kebijakan publik.” (Winston Churchill) Kutipan dua tokoh inilah yang teringat ketika mengetahui wafatnya Faisal Basri. Sepanjang perannya di ruang publik, Faisal Basri bersuara sangat kritis, sangat berani, lantang, bicara apa adanya. Faisal bisa begitu terbuka mengkritik, bukan saja karena ia punya passion, dan memiliki integritas. Tapi berani karena ia juga berbasis data dan riset. Sangat sediki...