Langsung ke konten utama

Kecamatan Karanganyar Di Tinjau Untuk TMMD 2017

AENEWS9.COM NGAWI - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0805 Ngawi Mayor Inf Eko Wardoyo bersama Dinas PU Binamarga dan Bappeda Kab. Ngawi meninjau lokasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100 Th 2017 di Kecamatan Karanganyar. Senin, (27/02/17)

Lokasi TMMD yang dijadikan sasaran kegitan TMMD tersebut berada di Ds/Kec. Karanganyar Kab. Ngawi. Direncanakan pembukaan TMMD Ke-100 pada bln September 2017 yang di mulai dengan Pra TMMD serta dilanjutkan dengan pembukaan TMMD Ke-100 kurun waktu selama 30.

Kunjungan yang dilakukan oleh orang nomor dua di jajaran Kodim 0805 Ngawi itu untuk melihat langsung sejauh mana kesiapan yang akan dilaksanakan.
Kegiatan ini akan melibatkan Masyarakat Ds/Kec. Karanganyar. Untuk kegiatan fisik yang akan dilaksanakan diperlukan survei terlebih dahulu.

Dalam kesempatan tersebut Kasdim Mayor Inf Eko Wardoyo didampingi Pasiter Kapten Inf Suryo Margono Dinas PU Binamarga Bpk. Bintang Pamungkas, Bappelidbang Bpk. Yoga, Babinsa Serma Sutari, Kades Karanganyar Bpk Setia Budi, beserta perangkat Ds/Kec Karanganyar Kab. Ngawi.

Kasdim menjelaskan, untuk sasaran Fisik TMMD yang akan dikerjakan diantaranya adalah pengerjaan RTLH, masjid dan pos kamling serta pembangunan jalan alternatif sepanjang 3.500 meter dengan lebar 6 meter yang menghubungkan jalan antara Ds/pKec.Karanganyar Kab. Ngawi Jatim dengan Dsn. Kaliaren Ds. Gempol Kec. Jatidoplang Kab. Blora Jateng.

“Kegiatan ini harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat membuka akses guna percepatan pemerataan pembangunan daerah serta untuk mendorong pertumbuhan perekonomian,” ucap Kasdim.

Kasdim berharap dalam kegiatan nanti semua anggota dan komponen masyarakat yang terlibat memperhatikan faktor keamanan dalam setiap kegiatan. Ini dimaksud agar semua sasaran kegiatan fisik betul-betul tercapai sesuai dengan rencana.

Dia juga menekankan, agar para personel bersama-sama membangkitkan semangat masyarakat, karena pada hakekatnya pembangunan ini adalah untuk kepentingan masyarakat Desa Karanganyar dan Desa Gempol.

Dikatakan, TMMD merupakan bentuk kemanunggalan antara TNI dengan rakyat dalam rangka membangun Desa. Dimana TNI bersama-sama rakyat bekerja sama dalam pengerjaan sasaran pembangunan fisik yang dikerjakan sehingga masyarakat dapat merasakan kebersamaan dengan TNI.(dim05/pen81)


Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...