Langsung ke konten utama

Dinas Koperasi Kabupaten Magetan Tidur, Lintah Darat Berkedok KSP Marak


AENEWS9.COM MAGETAN-Sulit rasanya untuk tidak menyebut Koperasi Simpan Pinjam (KSP) sebagai lintah darat modern. Hal itu terkait besarnya bunga pinjaman yang dikenakan yakni mencapai sekitar 20 % pada waktu mengajukan pinjaman. 

Umumnya, bunga yang dikenakan oleh bank keliling-sebutan bagi Koperasi Simpan Pinjam sebesar 10-20 persen per bulan. Tidak sedikit juga bank keliling mengenakan bunga sebesar 100 persen flat. Sebagai gambaran, jika Anda meminjam uang Rp 100.000 kepada bank keliling, maka Anda akan mengangsurnya sebesar Rp Rp 1000  per hari selama 200 hari (tanpa ada hari libur).

Lalu apakah KSP masuk kategori lintah darat? Seperti disebutkan di atas, hal itu terkait dengan tingginya bunga yang dikenakan. Namun para pelaku usaha KSP  berdalih, bunga yang mereka kenakan sebenarnya sangat rendah jika peminjamnya adalah seseorang yang butuh dana cepat. Contoh untuk pinjaman Rp 1.000.000, (satu juta rupiah) hanya bermodalkan KTP (kartu tanda penduduk) , dan tanpa proses yang berbelit , pihak pemohon akan segera mendapatkan uang pinjamannya dengan konsekuensi pengembalian sebesar Rp 1.200.000, (satu juta dua ratus ribu rupiah).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga Bank Indonesia (BI) sendiri masih mengkaji legalitas dan kategori untuk badan usaha seperti itu (KSP) apakah sudah memenuhi kaidah koperasi pada umumnya. Apa pun keputusannya, diharapkan pihak-pihak berwenang memberikan regulasi yang tidak akan menjebak masyarakat untuk lebih konsumtif (karena mudahnya mencari uang pinjaman), apalagi sampai menjerat leher karena tingginya bunga yang dibebankan kepada nasabah. Namun sebagus apapun regulasinya, tanpa adanya kesadaran dari masyarakat untuk bijak dalam mengelola keuangan, kehadiran KSP tidak akan membantu apa-apa selain hanya memindahkan model cekikan dari lintah darat tradisional kepada lintah darat modern.

Salah satu contoh, Kabupaten Magetan adalah surganya untuk membangun usaha berjenis Koperasi Simpan Pinjam, dengan metode diatas. Penyebab dari maraknya lintah darat berkedok koperasi ini, diduga karena lemahnya pengawasan dari Dinas Koperasi, sebagai pembina serta melakukan pengawasan agar tidak timbul koperasi-koperasi nakal sejenis lintah darat.

Ditemui dikediamannya sebut saja SR (nama disamarkan), dirinya adalah salah satu dari sekian banyak nasabah yang menggunakan jasa KSP untuk meminjam uang, ketika SR terdesak biaya, baik untuk modal usaha ataupun keperluan lain. SR menjelaskan, kemudahan dalam pengajuan pinjaman kepada pihak KSP, adalah hanya dengan bermodalkan KTP. Serta proses pengajuannyapun tidak terlalu berbelit, walaupun SR mengetahui bunga yang dibebankan teramat tinggi. 

“ ya harus bagaimana lagi mas (red-awak media) saat ini, kalau mau pinjam uang ke bank, pasti persyaratannya berbelit dan proses cairnya uang juga lama. Tapi kalau di KSP hanya bermodal KTP, hari itu juga pinjaman langsung disetujui,” Ungkap SR kepada wartawan belum lama ini. 

Hingga saat ini, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Magetan, belum bisa dimintai keterangan terkait dugaan hal diatas. (Noeng/ sry/ Nyr)


Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...