Langsung ke konten utama

Debat Kandidat Cabup - Cawabub Biak Numfor Kurang Greget

Biak (Aenews 9.com) – KPUD Kabupaten Biak Numfor Papua bekerjasama dengan TVRI dan RRI menggelar debat part II Calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Cawabup) Biak Numfor, bertempat di Gedung Wanita, Jl. Majapahit, Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Kamis 12 April 2018. Ketiga pasangan yang berlaga dalam pilkada Biak-Numfor 2018 ini hadir mengikuti acara debat kandidat tersebut. Ketiga pasangan itu adalah pasangan nomor urut 1. Andreas Msen – Yustinus Noriwari (SENIOR), pasangan nomor urut 2. Herry Aryo Naap, SSi, MPd - Nehemia Wospakrik, SE, MM, BSc (HERRY-HERRY-NEHEM), dan pasangan nomor urut 3. Nichodemus Ronsumbre - Ir. Akmal Bachri (NORMAL).

Debat kandidat yang berlangsung sekira pukul 17.30 – 19.00 WIT itu mengambil tema “Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan dalam Mengoptimalkan Potensi Sumber Daya Lokal”. Hadir sebagai panelis debat tersebut 3 tokoh pendidikan ternama, yakni : Prof. Dr. Mahlia Muis, SE, M.Si, Guru Besar Fakultas Ekonomi UNHAS Makassar; Dr. Oscar Wambrauw, SE, M.Sc, Agr, Dosen Universitas Cenderawasih Jayapura; dan Dr. Suriel Mofu, S.Pd, M.Ed, TE FL, M.Phil, Ketua Kopertis 5 Wilayah XIV Papua - Papua Barat. Debat Kandidat tersebut dipandu oleh moderator Dian Mirza, presenter Metro TV.

Rangkaian debat ini berlangsung dalam 4 sesi. Pada sesi I dan II, para panelis memberikan pertanyaan kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 1, 2 dan 3, sedangkan di sesi III, Para Calon Bupati dan Wakil Bupati saling bertanya dan menyanggah. Pada putaran terakhir, yakni sesi IV, diisi dengan pernyataan penutup _(close statement)_ dari masing-masing pasangan calon.

Pelaksanaan acara debat berlangsung lancar sesuai harapan. Namun, debat kandidat Calon Bupati Biak Numfor kali ini dinilai kurang menarik oleh undangan yang menyaksikan langsung acara tersebut. Para penonton debat yang berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara, Akademisi, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama menilai bahwa para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Biak Numfor periode 2018-2023 belum memaparkan dengan jelas visi-misi mereka dalam mengembangkan Ekonomi Kerakyatan dengan mengoptimalkan Potensi Sumber Daya Lokal.

“Jawaban para pasangan calon atas pertanyaan para panelis masih sangat abstrack. Bahkan ada calon yang menjawab tidak sesuai pertanyaan yang diberikan panelis, sehingga nampak ada calon yang tidak memahami persoalan Biak Numfor, alias ditanyakan A, dijawab B,” kata George L. Morin, salah seorang penonton debat dengan mimik agak kecewa, kepada pewarta media ini.

Pada sesi tanya-jawab antar pasangan calon, dimana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati saling memberikan pertanyaan dan mempertahankan argumen, suasana terlihat cukup hidup. Dari penampilan ketiga pasangan calon yang saling berdebat, terlihat bahwa nomor urut 2. Herry Aryo Naap, SSi, MPd - Nehemia Wospakrik, SE, MM, BSc, yang mempopulerkan pasangan calonnya sebagai HERRY-NEHEM, lebih dominan dan unggul dalam bertanya dan menjawab. Kedua pasangan ini memang cukup menguasai materi dan permasalahan terkait tema debat, sehingga mereka berdua dengan mudah dapat menguasai panggung debat.

Jika diurutkan, dari keseluruhan penampilan para pasangan cabup-cawabup Biak Numfor, dapat disusun dari yang terbaik nomor urut 2, HERRY-NEHEM; disusul nomor urut 1, Andreas Msen – Yustinus Noriwari atau dikenal dengan singkatan SENIOR; dan terakhir nomor urut 3, Nichodemus Ronsumbre - Ir. Akmal Bachri yang popular dikenal sebagai paslon NORMAL.

Pada sesi IV atau penutup, ketiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Biak Numfor diberikan kesempatan untuk menyampaikan pernyataan penutup _(close statement)_. Berikut adalah kutipan _closing statement_ masing-masing pasangan calon.

 “Dari rakyat untuk rakyat membangun. Karena itu kami paslon nomor 1 mengharapkan demokrasi ini berjalan dengan tertib dan pastinya menggunakan hak pilih mereka pada tanggal 27 Juni 2018,” ujar Andreas Msen, cabup nomor urut 1.

Pada giliran paslon nomor 2, Herry - Nehem memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat Biak Numfor. “Herry-Nehem selalu ada di tengah-tengah masyarakat Biak Numfor, Herry-Nehem yakin bahwa rakyat Biak Numfor adalah rakyat yang cerdas, rakyat Biak Numfor akan memilih pemimpin yang cerdas dan memiliki hati untuk bekerja membangun Biak Numfor,” tegas Herry Aryo Naap.

Giliran terakhir, paslon nomor 3 mempersilahkan setiap warga pemilih menggunakan hak pilihnya secara bebas sesuai hati nuraninya. “Silahkan tentukan pilihan Bapak-Ibu untuk pemimpin-pemimpin muda, pemimpin-pemimpin Biak untuk 5 Tahun ke depan. Siapa yang nantinya terpilih sebagai pemimpin, saya pasangan NORMAL tidak akan menggugat ke MK,” demikian kata Nichodemus Ronsumbre. (YK/Red)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...