Langsung ke konten utama

Dugaan Korupsi Komputer, 2 Guru dan 2 Pejabat Diperiksa Unit Tipikor Polres Madiun Kota

MADIUN (Aenews9.com)-- Tim Penyidik Unit Pidana Korupsi Polres Madiun Kota kembali memeriksa dua guru SMP dan dua pejabat Pemkot Madiun, Rabu (8/8/2018). Pemeriksaan ini terkait dugaan kasus korupsi komputer di Dinas Pendidikan Kota Madiun. 

Seperti di lansir dari Madiun pos.com  di ruang penyidikan Polres Madiun Kota, Rabu siang, tim penyidik memeriksa dua guru dan dua pejabat Pemkot Madiun di ruang yang berbeda. Mereka diperiksa berjam-jam oleh tim penyidik.
Dua pejabat Pemkot Madiun yang diperiksa yaitu Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Madiun serta pejabat Dinas Pendidikan Kota Madiun.

Salah satu pejabat yang diperiksa penyidik, Kabid Anggaran BPKAD Kota Madiun, Satriyo, mengelak saat dimintai keterangan wartawan. Dia menyuruh wartawan untuk bertanya langsung terkait pemeriksaan kepada tim penyidik.

"Tanya langsung ke penyidik. Saya gak boleh. Saya ini kan masih dimintai keterangan," kata dia saat keluar dari ruang pemeriksaan.

Satriyo menyampaikan saat ini seluruh pemeriksaan diserahkan kepada pihak berwajib. Dia mengaku belum mengetahui pemeriksaannya terkait kasus apa.
Dua guru SMP yang baru selesai diperiksa penyidik juga bungkam dan enggan berbicara kepada wartawan. Keduanya yang terdiri atas seorang laki-laki dan perempuan langsung pergi meninggalkan Mapolres Madiun Kota.

Sedangkan pejabat Dinas Pendidikan Kota Madiun masih diperiksa hingga Rabu sore.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani, membenarkan pemeriksaan yang dilakukan penyidik Unit Tipikor ini terkait kasus dugaan korupsi komputer Dinas Pendidikan Kota Madiun.

Dia menuturkan saat ini proses penyidikan terkait kasus ini masih berjalan. "Benar, ini pemeriksaan kasus dugaan korupsi komputer," ujar Ida.

Dia menuturkan ada empat orang diperiksa penyidik. Dua orang berstatus sebagai guru SMP dan dua orang lainnya merupakan pejabat Pemkot Madiun.
Saat ditanya siapa identitas empat orang yang diperiksa itu, Ida justru bungkam (*)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...