Langsung ke konten utama

Maraknya Perilaku Mesum di D'Top dan X2, Alumni Lemhannas: Propam Perlu Periksa Oknum Polres Sidoarjo

Jakarta (Aenews9.com)- Dugaan maraknya kegiatan di tempat hiburan malam berkedok karaoke di D'Top dan X2, Jl. Taman Pinang, Sidoarjo, Jawa Timur yang viral di media-media online lokal maupun nasional telah menarik perhatian publik, termasuk tokoh pers di Jakarta. Salah satunya adalah Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini mengatakan bahwa kondisi di tempat hiburan karaoke D'Top dan X2 yang diduga menjadi areal perilaku menyimpang berbentuk pornoaksi, berpakaian super seksi, mengumbar nafsu syahwat, dan sejenisnya itu tidak terlepas dari peran aparat hukum di wilayah tersebut.

"Kondisi tempat hiburan di cafe maupun karaoke yang salah guna sebagai tempat mesum seperti di Sidoarjo itu terkait erat dengan perilaku oknum aparat kepolisian di sana," ujar lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris itu melalui pesan WhatsApp messenger-nya kepada redaksi media ini, Minggu, 16 September 2018.

Lebih lanjut Wilson mengatakan bahwa dirinya bahkan melihat adanya indikasi kuat keterlibatan oknum aparat di jajaran Polres Sidoarjo yang mem-backup kegiatan semacam itu di tempat hiburan karaoke D'Top dan X2 tersebut. "Bahkan ada indikasi kuat, oknum-oknum di jajaran kepolisian setempat berperan aktif sebagai centeng berbaju undang-undang ITE dan KUHP bagi tempat hiburan D'Top dan X2," imbuh penerima The Indonesian Best Executive & Professional Award 2013 ini.

Alasannya, lanjut Wilson, polisi sangat tanggap dan cekatan dalam menangani masalah yang timbul atas perilaku mesum para penjaja birahi di tempat tersebut. "Ketika ada wartawan Slamet Maulana dari media beritarakyat.com memberitakan fakta adanya kegiatan permesuman di D'Top dan X2, polisi serta-merta mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk menangkap dan memenjarakan wartawan dengan dalih melanggar UU ITE dan KUHP. Persoalan mesum di tempat itu tidak diusut. Hampir dipastikan ada angpao yang menyupal otak oknum polisi di sana sehingga pikirannya jadi bobrok dan terbolak-balik begitu," ujar alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 itu menyesalkan.

Oleh karena itu, Wilson yang sempat dua kali datang ke Sidoarjo menghadiri sidang korban kriminalisasi wartawan Slamet Maulana alias Ade di PN Sidoarjo dalam kapasitasnya sebagai ahli pers mengatakan bahwa berdasarkan analisisnya atas rangkaian kasus pemberitaan acara mesum di D'Top dan X2 itu, Mabes Polri cq Divpropam Polri harus turun ke Sidoarjo, memeriksa para oknum polisi yang terindikasi terlibat dalam memperlancar operasional esek-esek di D'Top dan X2. "Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam membenahi dan menjaga Sidoarjo bebas pornoaksi dan perilaku mesum adalah membereskan oknum-oknum polisi di Sidoarjo. Jika terindikasi terlibat, oknum Kapolres dan jajaran di atasnya di Mapolda Jatim amat perlu diperiksa. Saran saya, masyarakat Sidoarjo, terutama para pimpinan ormas, tokoh masyarakat dan tokoh agama, budayawan dan pemerhati sosial harus bersatu, mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian menindak tegas oknum anggotanya yang menjadi 'herdernya' para pengusaha esek-esek bertameng cafe dan karaoke di daerahnya," pungkas trainer jurnalistik bagi ribuan anggota TNI, Polri, guru dosen, PNS, mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum mengakhiri. (HWL/Red)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...