Langsung ke konten utama

Wilson Lalengke: Kematian Bang Leo Meninggalkan Tanda Tanya


AENEWS9.COM|Jakarta- Setelah Mantan anggota Dewan Pers Sabam Leo Batubara dikabarkan meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta usai terjatuh dari kamar mandi saat hendak menuju keruangannya. Hal tersebut Manjadi sorotan para senior dan tokoh pers nasional seperti tanggapan dari Ketua umum PPWI Wilson Lalengke, yang dengan tegas menuliskan ungkapan di Group MDP untuk di lansir ke media massa (2/9/2018)

"PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia), Komnas HAM serta para pemerhati pers lainnya, menurut saya, perlu turun lagi, bentuk Team Investigasi Independen atau Team Pencari Fakta (TPF)) untukinvestigasi kasus kematian Bang Leo Batubara. Walau usianya sudah sepuh, tapi tetap ada tanda tanya di pikiran saya dan banyak wartawan lainnya akan kematian beliau yang sangat mendadak; agak aneh menurut saya," ungkap Wilson Lalengke, lulusan Lemhanas tahun 2012 ini

Menurut Wilson, beliau berpulang di saat pers Indonesia sedang bermasalah berat, terutama setelah tewasnya jurnalis Muhammad Yusuf yang dikaitkan dengan rekomendasi ahli pers dewan pers, Bang Leo Batubara. Beberapa organisasi pers sedang menggugat dewan pers, baik gugatan PMH di PN Jakarta Pusat maupun laporan dugaan pidana ke polisi. Langsung atau tidak langsung, rekomendasi ahli pers Leo Batubara akan tersangkut dalam rangkaian kisruh dewan pers tersebut.

"Kondisi Bang Leo Batubara hari Kamis lalu itu sangat baik, bahkan menurut keterangan pers dewan pers via Hendry Ch Bangun, dia sempat menanyakan kondisi Bang Leo yang dijawab bahwa yang bersangkutan (red-sangat segar). Artinya buat saya, Bang Leo saat ini benar-benar fit, sehat, kuat, dan cukup prima untuk bekerja hari itu," ujarnya

Lebih lanjut Wilson, mengukapkan. Kondisi internal di dewan pers yang tidak kondusif, disinyalir adanya kisruh antar pengurus, saling tuding tanggung jawab, serta sinyalemen dugaan penyalahgunaan wewenang dan keuangan yang makin santer terdengar di luaran.

"Jika akhirnya beliau tiba-tiba dikabarkan terjatuh di ruangannya setelah dari kamar mandi, pikiran liar saya menduga-duga ada sesuatu yang tidak beres, yang tidak diharapkan terjadi atas Bang Leo sebelum, menjelang, dan saat mengalami kecelakaan di ruangan kerjanya itu," ungkapnya pertanyakan kejanggalan

Demikian, sambung Wilson, sekedar sebagai bahan pemikiran bersama. Berharap banyak kiranya aparat mengambil inisiatif proaktif untuk menelusuri peristiwa kematian Bang Leo dan memberikan penjelasan kepada publik. Semoga almarhum mendapatkan yang terbaik di sana. Terimakasih," pungkasnya. (Tim)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...