Langsung ke konten utama

Tingkatkan Pendapatan Desa, Pemdes Sareng Rencanakan Bangun Kembali Pasar Desa Yang Dulu Pernah Ada

Pasar Désa Sareng yang akan direnovasi melalui anggaran Dana Desa

AENEWS9.COM| Madiun - Majunya suatu desa tidak hanya diukur dari seberapa baik infrastruktur, tetapi juga sarana pendukung aktivitas perekonomian pedesaan.Rencana Pemerintah Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, untuk menghidupkan dan membangun kembali pasar desa melalui dana desa 2019 patut diapresiasi. Karena dulunya desa Sareng telah memiliki pasar desa namun seiring perjalanan waktu pasar desa tersebut kini mati .

Saat Media ini berkunjung ke kantor desa Sareng, beberapa waktu lalu, Budiono Kades Sareng antusias menceritakan rencana revitalisasi pasar desa secara bertahap melalui serapan Dana Desa (DD) 2019.
Budiono Kades Sareng

Menurut Budiono pihaknya merencanakan secara bertahap membangun kembali pasar desa yang dulu pernah ada dengan membangun kios-kios baru yang berada di dalam pasar. Agar roda perekonomian masyarakat bisa berputar dengan adanya pasar desa khususnya masyarakat desa  Sareng,lebih-lebih bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa.Sebelumnya di tahun 2018 melalui dua serapan anggaran sebanyak 213 juta dari  Dana Desa(DD)sebesar Rp.63juta dan Bantuan Keuangan Khusus  (BKK) sebesar rp.150 juta,Pemdes Sareng berhasil merevitalisasi 8 buah kios permanen yang ada di depan pasar berukuran 3X5 meter yang kondisi  sebelumnya kumuh dan kotor menjadi bersih tertata rapi.
"Pada 2018 Pemdes Sareng melalui serapan DD dan bantuan BKK  sukses membangun kios pasar sebelah depan sebanyak 8 buah menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan ekonomi warga desa serta pendapatan desa",kata Kades Sareng Budiono.


Budiono menceritakan bahwa dulunya desa Sareng memilik pasar desa yang lokasinya berada di tanah kas desa itu ramai. Karena banyak hasil bumi dari desa-desa sekitar  karena letak posisi yang strategis menuju kecamatan khususnya dari wilayah timur desa, terutama desa-desa yang berada di daerah pegunungan.Namun perkembangan waktu pasar desa Sareng mulai sepi dan di tinggalkan pengunjungnya.Selain itu los -los tempat  berjualan mulai banyak yang rusak,dan ambruk dimakan lapuk usia serta terkesan kumuh dan kotor.

"Insha Allah di serapan Dana Desa 2019 salah satunya adalah  meneruskan membangun kembali kios atau los terbuka dengan ukuran 3.2X3 m untuk berjualan  yang lokasinya berada di dalam areal pasar sebanyak 14 buah secara bertahap, juga akan di bangun gudang pupuk berukuran 5X 10m,untuk melayani saprotan dan pupuk bagi  petani didesanya,cerita Kades Sareng Budiono kepada Aenewe9.com

Pada kesempatan tersebut reporter Aenews9.com diajak kelokasi rencana pembangunan untuk menghidupkan kembali pasar desa yang berada di tanah kas desa dengan luas tanah 900m3,sebelah Utara jalan .Nampak kondisi bangunan Los didalam pasar yang kotor dipenuhi rumput kering dan banyak yang sudah lapuk dan kotor tak terurus.Perlu di ketahui pasar desa Sareng menempati tanah kas desa di dua lokasi yaitu sebelah Utara jalan dan sebelah selatan jalan dengan ukuran sama-sama 900m3 .

Kepala desa Sareng juga menambahkan bahwa nantinya akan  disiapkan anggaran dari dana desa untuk revitalisasi kios pasar di sebelah selatan sebesar Rp 150 juta.Dengan di revitalisasinya pasar desa ini nantinya akan mampu meningkatkan perekonomian desa serta menambah pendapatan desa,Pasar desa dan gudang pupuk nantinya bisa dijalankan oleh BUMDes, dan sebagai sumber pendapatan bagi pemerintahan desa.

"Juga sudah di anggarkan dalam DD 2019   sebesar Rp 150 juta untuk revitalisasi kios pasar sebelah selatan,dan semua pengeloaan pasar desa akan dikelola oleh Bumdes",ujar Budiono kepada reporter Aenews9.com.

Budiono berharap dengan di bangunnya kembali pasar desa mampu meningkatkan pendapatan asli desa,serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa bila berbelanja tidak perlu jauh-jauh ke luar desa, dan memberikan lapangan kerja baru bagi warga kami, tandasnya( zm)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...