Langsung ke konten utama

Ketum PPWI: Paspada Penggiringan Opini Menyesatkan melalui Video Editan



AENews9.com Jakarta - Saat ini banyak sekali beredar video di media sosial yang berisi informasi yang bias makna, bahkan salah makna dan menyesatkan, sehingga menimbulkan kebingungan, kesalah-pahaman dan kegaduhan di masyarakat.


Salah satu penyebabnya adalah canggihnya teknologi digital dan kemahiran warga dalam melakukan editing atau penyuntingan informasi yang didapatkan. Potongan demi potongan content video yang dirasa cocok untuk menggiring opini publik disambung-sambungkan satu dengan lainnya.


Proses editing yang menyambungkan satu informasi atau video dengan video lainnya yang saling terkait secara substansial masih dapat dimaklumi, agar tujuan informasi yang ingin disampaikan dapat dipahami publik. Namun amat banyak kita temukan saat ini video yang menyambungkan informasi satu dengan lainnya yang tidak relevan, tidak terkait sama sekali.


Potongan video yang satu dicomot sebagian disambungkan dengan video lainnya dan diberikan narasi yang menggiring pendapat publik, seakan-akan peristiwa yang satu menjadi penyebab terjadinya peristiwa lainnya. Padahal potongan-potongan video tersebut tidak memiliki kaitan sama sekali. Hal itu biasanya dilakukan oknum-oknum warga masyarakat dengan tujuan dan kepentingan tertentu.


Video terkait anggota TNI dari baret hijau dan merah yang sedang viral hari-hari terakhir ini adalah salah satu contohnya. Belasan potongan video dan gambar serta suara yang tersaji di video tersebut tidaklah memiliki kaitan satu dengan lainya, baik secara materi maupun substansi informasi yang terkandung di dalamnya.


Teramat banyak lagi video serupa yang disebar-luaskan oleh oknum-oknum tertentu, yang tujuan utamanya adalah untuk menggiring opini publik, memprovokasi, dan menciptakan kekacauan di ruang publik.


Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, termasuk kalangan pers, agar tidak menyebarluaskan informasi dan video yang telah mengalami penyuntingan potongan-potongan informasi yang tidak saling terkait untuk tujuan buruk seperti yang banyak terjadi belakangan ini.


Kepada masyarakat umum saya mengharapkan agar kita selalu waspada, menjadi warga yang cermat, cerdas, dan teliti, baik dalam menerima maupun merespon berbagai informasi video yang beredar di sekitar kita. Jadilah warga yang cerdas informasi agar tidak mudah dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu melalui pemanfaatan kecanggihan teknologi digital yang menyertai kemajuan media publikasi di zaman ini.


Terima kasih.

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...