Langsung ke konten utama

Tanaman Porang Juga Rentan Diserang Hama Penyakit, Yuk Kenali Penyakit dan Hama Porang

      keterangan foto: Ulat umbi araechenes yang suka menyerang umbi porang


AENEWS9.COM  ||  Madiun - Tanaman Porang telah menjadi primadona yang di tanam oleh petani saat ini.Selain penanaman yang mudah juga mempunyai nilai jual ekonomis yang tinggi.

Namun untuk petani yang baru mulai menanam porang wajib juga mengenali dan cara mengatasi hama atau penyakit yang menganggu dalam proses pertumbuhan porang agar tidak gagal panen gegera gagal mengantisipasi serangan hama pada tanaman porang .


Berikut ini  hama tanaman Porang berupa hewan yang menyerang tanaman Porang:


1. Belalang: Tidak semua belalang menjadi hama porang, karena terdapat belalang sebagai musuh alami contohnya belalang sembah. Belalang yang menjadi hama porang biasanya memakan bagian daun porang sehingga daun berlubang. Semakin banyak bagian daun yang hilang akan menyabkan fotosintesis terganggu. Sehingga porang tidak tumbuh optimal.


2.Ulat makasar orketti: Ulat ini menyerang bagian daun porang, ulat ini akan memakan daun porang dan merusak tanaman.


3.Ulat umbi araechenes: Ulat ini menyerang bagian umbi dengan cara memakan umbi porang. Dapat menyebabkan berkurangnya bobot porang dan menurunnya kualitas umbi porang kering.


4.Nematoda: Nematoda adalah golongan cacing yang ukurannya lebih kecil dari caing pada umumnya. Nematoda hidup dan berkembangbiak didalam tanah. Nematoda menyerang bagian akar dan umbi porang dan dapat menyebabkan umbi membusuk.

Secara umum penyakit tanaman porang disebabkan oleh golongan cendawan atau jamur dan golongan bakteri. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri cenderung berlendir dan busuk. Contohnya penyakit busuk batang semu. Sedangkan penyakit yang diakibatkan oleh fungi cenderung tidak berlendir, tapi terdapat hifa atau miselium yang berkembangbiak di bagian tanaman tersebut. Contohnya layu daun akibat Sclerotium sp., Rhyzoctonia sp. dan Cercospora sp.


Penyakit ini terjadi saat musim hujan yang lebat disertai dengan cuaca panas selama kurang lebih 3 hari berturut-turut.


Daun porang juga dapat mengalami

sunburn symptoms atau daun seperti

terbakar dengan ciri berwarna kuning

kecokelatan.


Daun yang terbakar menunjukkan gelaja kerusakan pada daun dan tepi daun menggulung.


Selain itu ada Penyakit yang

disebabkan oleh jamur antara lain, busuk kaki oleh jamur Rhizoctonia solani, penyakit hawar daun oleh Phythopthora colocasiae, busuk batang/ umbi oleh Phytium helicoides dan Sclerotium rolfsii.


Sementara penyakit yang disebabkan oleh bakteri diantaranya adalah busuk basah oleh Erwinia carotovora.


Upaya pencegahan serangan hama baiki Hama hewan maupun hama dari virus dan bakteri jamur,petani Porang harus melakukan tindakan preventif Upaya preventif merupakan suatu cara mencegah terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan. 


Adapun langkah  preventif yang bisa dilakukan para petani terhadap budidaya tanaman porang :

-Membersihkan rumput liar  dan gulma.Karena jika lahan Porang dibiarkan rumput liar tumbuh dengan subur, tidak hanya merebut kandungan unsur hara saja. Melainkan bisa lebih parah lagi, yakni sebagai tempat berkembangbiaknya hama. Rumput liar ini bisa menjadi sumber dari adanya hama dan penyakit tanaman.

- Waktu yang tepat dalam  pemupukan.

Pemupukan tanaman Porang haruslah sesuai dengan dosisnya. Ketentuan dosisnya ini berdasarkan jenis bibit yang ditanam dan tidak boleh dilakukan pada sembarang waktu. Waktu yang tepat untuk pemupukan ketika tanaman porang sedang dalam siklus vegetatif, dimana terjadinya suatu pertumbuhan.Siklus vegetatif dimusim penghujan.

Selain itu pencegahan dan pengendalian hama pada tanaman Porang dapat dilakukan dengan pemberian pestisida.Penggunaan pestisida hanya bisa diterapkan ketika tanaman porang benar-benar terserang hama dan penyakit.

-Penyemproran  insektisida pada tanaman yang terserang ulat dan serangga dan penggunaan Karbofuran juga dapat disemprotkan jika tanaman porang terserang cacing nematoda.


Pengendalian menggunakan pestisida adalah langkah terakhir jika sudah memang benar-benar diperlukan.( RN/ Dw/ diolah dari berbagai sumber)



Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...