Langsung ke konten utama

Menuju Kemandirian Pangan, Potensi Komoditi Kacang Sacha Ichi mulai Di budidayakan di desa Plumpung Magetan


AENWS9.COM
|Magetan- Satu lagi komoditas pertanian mulai di perkenalkan dikalangan petani  khususnya di wilayah desa Plumpung , kecamatan Plaosan , Kabupatèn Magetan yaitu kacang Sacha inchi atau biasa disebut Mountain Nut atau kacang Ica.


Desa Plumpung menjadi tempat pertama sosialisasi budidaya kacang Sacha inchi dimana secara  keseluruhan warga masyarakatnya bertani sayur - mayur.


Bertempat di Balai desa Plumpung PT SAMIRA selaku pelaksana kegiatan melakukan sosialisasi budidaya tanaman Sacha inchi kepada petani di daerah tersebut,Jum'at (4/2).


Pada sosialisasi tersebut PT SAMIRA mengajak para petani di desa Plumpung untuk membudidayakan tanaman kacang Sacha inchi sebagai tanaman alternatif disamping tanaman sayur mayur yang menjadi mata pencarian pokok warga desa plumpung.


Perwakilan PT SAMIRA, Joni Arisanto menyampaikan ada nilai plus jika petani membudidaya kacang Ica sebutan lain sacha Ichi.Dimana komoditas kacang Sacha inchi itu mempunyai nilai ekonomis yang tinggi sehingga dapat mengangkat kesejahteraan petani itu sendiri sekaligus dapat menjadi progam ketahanan pangan bagi keluarga.



Bagaimana tidak menjanjikan?  keuntungan petani dalam membudidayakan Sacha inchi yang didapat jika bermitra dengan PT SAMIRA yang pertama, petani tidak perlu pusing lagi untuk membeli bibit dan pupuknya karena semua sudah disediakan secara gratis oleh perusahaan, belum lagi jaminan hasil panenannya langsung dibeli oleh perusahan dengan harga Rp.5000/ kilo kering sesuai dengan akad perjanjian diawal kemitraan.


Selain bibit dan pupuk serta jaminan hasil panenan dibeli perusahaan, petani juga dapat memanfaatkan produk turunan menjadi olahan seperti  daun Sacha inci bisa dijadikan pakan ternak  selain itu petani dapat mengkonsumsi biji kacang ica sebagai asupan gizi bagi keluarga, dimana kandungan biji kacang Ica terdapat Omega-3 ,Omega 6 yang biasa terdapat di hewani .Belum lagi mudahnya dalam hal perawatan.


Joni berharap para petani di desa Plumpung khusus nya dapat memanfaatkan peluang budidaya tanaman kerabat singkong ini sebagai potensi usaha yang menjanjikan.

" Saya berharap petani di desa Plumpung ini dapat melihat serta memanfaatkan potensi peluang ekonomis dibudidaya kacang sacaha Ichi ," ungkap Joni.



Pada kesempatan tersebut juga di sampaikan melalui kasi RLPM (Rehabilitasi Lahan Pengembangan Masyarakat)yang diwakili  petugas penyuluh lapangan (PPL) Dinas Kehutanan wilayah Madiun, Muhtadi tentang progam yagasu, dimana progam tersebut bisa berdampingan dengan progam kacang Sacha inchi.progam Yagasu adalah progam penanaman pohon dilahan kritis, dan lahan tidur sebagai kegiatan penghijauan untuk mengantisipasi mitigasi bencana  baik tanah longsor, cuaca, maupun kekeringan . kegiatan tersebut tidak bisa terlaksana berjalan seiring jika masyakatnya  sendiri kurang peduli terhadap kelestarian ekosistem alam sekitarnya.

" Progam Yagasu dapat berdampingan dengan progam dari PT SAMIRA yang semua tujuannya demi kemaslahatan dan kesejahteraan petani di desa Plumpung menuju kemandirian pangan," ujar Muhtadi.


Muhtadi juga menyampaikan bahwa progam tersebut tidak akan saling bersinergi berkelanjutan jika

petani nya sendiri kurang peduli terhadap kelestarian ekosistem alam sekitarnya.Maka dibutuhkan kesadaran penuh dari petani untuk mensinergikan kegiatan tersebut dimana nantinya petani sendirilah yang merasakan kemanfaatan dan keberkahan progam tersebut .


Ditempat yang sama kepala desa Plumpung,Jaelani Wahyudiarto mengaku sangat senang dan  mendukung dengan adanya progam dari PT SAMIRA serta Dinas Kehutanan wilayah Madiun,  diharapkan dapat mengangkat kesejahteraan petani sekaligus menjadi progam ketahanan pangan keluarga petani khususnya desa Plumpung.(Noeng/Adv)



.


Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...