Langsung ke konten utama

4 Orang WBP Tindak Pidana Terorisne Menyatakan Sikap Untuk Kembali Setia Pada Pancasila,NKRI dan UUD 1945.


AENEWS9.COM|Jakarta
-Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Marselina Budiningsih turut  menghadiri dan mendampingi

Thurman Saud M Hutapea Bc.IP, SH, M.HUM, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Yosafat Rizanto A.Md.I.P, SH, M.Si Kalapas Klas IIA Salemba.

Fanka Affandi A.Md.I.P, SH, M.Si  Karutan Klas I A Salemba.

Heru Prasetyo KA.Bapas Klas 1 Jakarta Pusat.

Beserta seluruh Stakeholder terkait yang turut hadir di Ruang Serbaguna Lapas Kelas IIA Salemba Jakarta Pusat,

Senin 18/7/22


Sesuai dengan PP 31 tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan, narapidana tindak pidana terorisme perlu mendapatkan pembinaan deradikalisasi yang tujuan akhirnya adalah menanamkan kembali kesetiaan WBP terhadap Pancasila dan NKRI. Pembinaan tersebut adalah kembalinya narapidana kedalam NKRI dan dibuktikan melalui pernyatan Ikrar setia.

Turut hadir juga penandatanganan surat pernyataan dan ikrar setia dilaksanakan secara khidmat dan didampingi oleh rohaniawan, serta perwakilan pihak keluarga dari narapidana.Adapun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikrarkan janji setia berjumlah 4 orang WBP Tindak Pidana Terorisme.


Sebelum dimulainya Acara prosesi penandatanganan surat  pernyataan dan sumpah ikrar serta janji untuk setia pada NKRI Ke-4 Narapidana dengan diiringi lagu " Padamu Negeri " satu persatu mereka melakukan penghormatan pada bendera dan mencium bendera merah putih sebagai tanda Cinta pada negeri pertiwi yaitu Republik Indonesia. Dengan tekad untuk tetap setia pada NKRI ke-4 WBP Napiter bersumpah  serta berjanji akan melindungi NKRI. 

Cintaku Negeriku...sanubariku ... Jiwa ragaku Indonesia.


Selanjutnya acara rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pembacaan Ikrar dan Penanda tanganan surat pernyataan tekad untuk setia dan melindungi NKRI,Pancasila dan UUD 1945.


Yosafat Rizanto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam proses pembinaan narapidana tindak pidana terorisme tersebut untuk kembali menjadi warga negara dengan penuh jiwa Pancasila,NKRI dan UUD 1945.


"Tugas yang tidak mudah bagi  kami dimana peran dalam membina warga binaan terutama untuk Narapidana teroris juga narapidana kasus lainnya agar terbuka mata mereka  yang selama ini tertutup seakan tidak ada harapan bagi mereka selama proses pemulihan di lapas, dapat kembali diterima  kluarga dan masyarakat. Baik belum tentu benar, Benarpun akan disalahkan tapi kami terus tidak menyerah untuk lakukan yang terbaik bagi warga binaan kami. Dan terbukti hari ini mereka mau buka dirinya dari  mata mereka yang selama tertutup."kata M Fadhila Ka.Binadik/Bimkemaswat usai mendampingi,mendengar langsung WBP teroris di wawancarai oleh para awak media.


Sejalan dengan hal tersebut, Marselina Budiningsih dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada ke-4 WBP tindak pidana teroris untuk dapat menjadi anggota masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya. "Bersikap dan bertingkah lakulah sebagai hamba Tuhan yang tepat, mampu menempatkan diri secara proporsional, dan patuh akan peraturan dan perundang-undangan," jelas Marselina Budiningsih.


Pada kesempatan wawanca  pada awak media, Thurman Hutapea menyampaikan apresiasinya kepada Lapas Kelas IIA Salemba yang telah berhasil membina WBP-nya dalam menguatkan nilai ber-kehidupan Pancasila.   

"Suatu wujud keberhasilan yang telah di buktikan Lapas Salemba dan jajarannya dalam melakukan pembinaan terhadap Napiter yang ada sehingga hari ini ke-4 Napiter menyatakan berikrar untuk setia pada NKRI" jelasnya.

"Wujud Keberhasilan pembinaan ini pun turut dirasakan kami di Dirjen Pemasyarakatan dengan angka pencapaian pengumpulan nilai 126% atau 63 orang Napiter" ungkap Thurman

"Semoga keberhasilan ini dapat terus berkesinambungan dengan target kinerja tahun ini dalam bidang pembinaan WBP dan utamanya jumlah WBP terorisme di Indonesia dapat semakin berkurang," Tutup Thurman

Hutapea mengakhiri arahannya." 


(Semakin Banyak Belajar,Semakin Kita Sadar Apa Yang Tidak Kita Ketahui.Tim Pewarta DKI Jakarta)


Sumber : Humas Ditjenpas Kumham DKI Jakarta Dan Humas Lapas Klas II A Salemba.

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...