Langsung ke konten utama

Forum Peduli Kebun Raya Bogor Didampingi AWASS Law Firm Gelar Aksi Jumat Kramat


AENEWS9.COM
|KOPI, Bogor - Ribuan massa Forum Peduli Kebun Raya Bogor (KRB) akan gelar Aksi Jumat Kramat, di Balaikota Bogor dan PT. mitra Natura Raya (MNR), Jumat (26/8/22) pukul 13.00 wib. Diprediksi 1000 personel aksi akan turun untuk menyampaikan orasinya kepada Pemerintah Bogor.


Sebagai salah satu Tim Advokasi, AWASS Law Firm yang diwakili Adintho Prabayu mengatakan bahwa aksi ini digelar sebagai bagian dari solidaritas terkait KRB saat ini. "Kurang lebih ada 1000 personel dari Forum Peduli KRB akan turun ke jalan," ujar Bayu kepada awak media, Rabu (24/8/22).



Adapun aspirasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Bogor dan PT. MNR adalah mengenai ikhtiar untuk mengembalikan marwah KRB yaitu tidak ada kata lain, tolak Glow dan PT. MNR Group.


“Kami akan berjuang bersama untuk tetap menolak operasi aktifitas Glow. Intinya selamatkan KRB dalam pusaran Kapitalis berkedok konservasi,” tegas Bayu sapaan akrabnya.


Sementara itu, penggagas aksi Forum KRB Shinta A Mayangsari menyampaikan aksi yang akan dilakukan pada Jumat mendatang adalah bentuk kegusaran yg sangat besar karena KRB yang berdiri dari 500 tahun lalu bukanlah hutan atau taman kota biasa,  KRB dari turun temurun menyisakan cerita/historical yang cukup panjang. 


"Dari dulu sampai sekarang 

dunia mengetahui bahwa kebun raya bogor adalah salah satu keistimewaan yang dimiliki negara kita, sebagai bentuk pedulinya shinta menganggap wisata malam yg diprakarsai PT MNR dan BRIN adalah pola-pola upaya pemusnahan ekosistem,  karena atraksi _glow_ dan _event_ yang diadakan di dalam kebun raya tidak tepat sasaran dan berlawanan terhadap fungsi dan marwah dari KRB itu sendiri," ungkapnya.


Dugaan yang lebih ekstrim adalah terkait upaya-upaya ini malah Shinta menduga adanya upaya melancarkan oligarki kapitalis masuk dan menguasai aset negara tanpa mengindahkan nilai fungsional,  dan nilai riset berbasis edukasi konservasi. "Karena di dalam usaha ini kami masih mempertanyakan Amdal,  hasil uji kompetensi alat yang digunakan sebelum mereka gunakan dalam KRB. 


"Sesuai Undang-Undang lingkungan terkait konservasi, kita wajib menjaga apa itu linkungan dan ekosistemnya. 

Namun wisata glow pada kenyataannya bukan menjaga namun justru mengabaikan bahkan cenderung ambisi tetap dilaksanakan di KRB,  kejanggalan inilah yang akhirnya adanya dugaan  kejahatan besar terkait ekosistem. Artinya dugaan BRIN dan MNR pelaku ekogenoside," jelas Shinta.


Lanjutnya, BRIN dan MNR secara bersama melakukan sistem kapitalis untuk mengeksploitasi hutan konservasi yang didalamnya banyak Cagar Budaya peninggalan tempo dulu. Belum lagi kejanggalan terkait keamanan negara karena SOP pengamanan dan keamanannya tidak sesuai. 


Banyak potensi-potensi terkait rahasia negara bisa diketahui oleh pihak lain, ini yang mengkhawatirkan dan mencemaskan FP-KRB, sehingga FP-KRB menginisiasikan untuk penutupan Wisata Malam Glow di KRB dan meminta kepada Walikota Bogor dengan hak otonominya dapat menutup mal praktek dugaan ekogenoside. "FP-KRB akan mengawal Walikota bersama tim Advokadnya akan mendampingi Walikota Bogor dalam mengambil kebijakan-kebijakannya untuk KRB. (DJ/BY)

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...