Langsung ke konten utama

Tolak Permohonan HGU Petani Puncu Berunjuk Rasa


KLIK AENEWS.COM
,  Kediri- Sekitar 800 petani penggarap yang menguasai lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT.Mangli Dian Perkasa ( MDP) melakukan aksi penolakan permohonan HGU,Rabu (21/4/2024)


Sebagaimana diketahui umum bahwa PT MDP telah habis jangka waktu HGU pada akhir Desember 2020. PT MDP telah lama tidak mampu mengelola lahan sendiri, melakukan penyewaan lahan kepada sejumlah pihak ketiga, terdapat penambangan tak berijin, dan persoalan lainnya. Salah satunya adalah PT MDP melakukan jual beli sebagian lahan kepada PT Karunia Rizki Abadi (KRA) kurang lebih 75 hektar pada akhir 2020. Jual beli tersebut tanpa ijin menteri. Hal tersebut melanggar peraturan yang berlaku. Entah mengapa pelanggaran hukum tersebut tidak ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum. 


Selanjutnya yang terjadi justru PT MDP mengajukan permohonan HGU. Perlu diketahui bahwa PT MDP telah lewat jangka waktu perpanjangan HGU yaitu 2 tahun sebelum HGU habis dan juga telah melampaui jangka waktu hak prioritas serta melampaui jangka waktu pembaruan HGU yaitu 2 tahun pasca habis HGU atau 2 tahun pasca tahun 2020.


Sementara itu PT Karunia Rizki Abadi mengajukan permohonan HGU pada areal yang sebelumnya mereka beli tanpa ijin Menteri di tahun 2020. Jual beli tak berijin itu justru dijadikan alasan permohonan HGU. 


Saat ini pada bekas areal HGU lahan hampir keseluruhan telah dikuasai dan dimanfaatkan masyarakat. Sekitar 800 KK telah menguasai dan memanfaatkan lahan bekas HGU. Mereka tergabung dalam Paguyuban Petani Mangli Bersatu dan Paguyuban Tani Puncu Makmur. 


Mereka menolak upaya permohonan HGU baik oleh PT MDP mau pun PT KRA. Mereka juga menuntut agar keseluruhan lahan bekas HGU diredistribusi kepada seluruh petani penggarap. (*)


Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...