Langsung ke konten utama

Coretan Kecil tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa*


Coretan Kecil tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa*


_Oleh: Syaipul Ramli_


KLIK AENEWS.COM, Solok – Dalam momen yang membangkitkan kebanggaan dan semangat di seluruh jajaran Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Ketua Umum Wilson Lalengke mengukir sejarah dengan berpidato di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 8 Oktober 2025. Mewakili bukan pemerintah, melainkan suara masyarakat sipil, wartawan senior dan aktivis Hak Asasi Manusia dari Indonesia itu berdiri tegak sebagai pembicara non-pemerintah – yang tidak dibiayai negara Indonesia, namun tetap menarik perhatian para pemimpin dunia.


Pidato Wilson Lalengke membahas isu-isu global dan nasional yang mendesak: pelanggaran hak asasi manusia, tragedi kemanusiaan, dan realitas sosial yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Disampaikan dalam bahasa Inggris yang fasih dan tepat, kata-katanya sangat menyentuh hati para hadirin. Para pengamat terpukau, perhatian mereka fokus menyimak saat alumni Universitas Riau, Pekanbaru, itu mengungkap kebenaran yang banyak orang tidak berani ungkapkan.


Ini bukan sekadar pidato, ini adalah sebuah pernyataan. Sebuah deklarasi bahwa bahkan mereka yang berada di luar koridor kekuasaan pun dapat membentuk wacana internasional. Kehadiran tokoh pers nasional itu di PBB merupakan bukti keberanian, keyakinan, dan kekuatan kepemimpinan akar rumput.


*Sebuah Prestasi Langka bagi Seorang Pemimpin Sipil*


Hanya sedikit tokoh non-pemerintah yang pernah mencapai podium Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan lebih sedikit lagi yang melakukannya tanpa dukungan negara. Pencapaian Wilson Lalengke belum pernah terjadi sebelumnya di antara para pemimpin masyarakat sipil Indonesia. Sementara yang lain mungkin hadir di bawah naungan dana pemerintah, ia berdiri sendiri, hanya didukung oleh prinsip-prinsipnya dan dukungan para pewarta, para pencari keadilan.


Dampaknya langsung terasa. Ucapan selamat mengalir dari para pejabat PBB, jurnalis internasional, dan tokoh penting dari berbagai negara. Beberapa bahkan mengundangnya untuk berbicara tentang negara mereka, mengakui bobot dan kejelasan pesannya. Tidak lama sekembalinya ke tanah air, Wilson Lalengke diundang Kedubes Rusia untuk Indonesia menghadiri Seminar Internasional secara online yang membahas tentang imbas konflik Rusia-Ukraina, yakni pada 23 Oktober 2025 lalu.


*Seorang Pemimpin yang Menginspirasi*


Bagi anggota PPWI, khususnya kami di Sumatera Barat, prestasi alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini merupakan sumber kebanggaan dan semangat yang luar biasa. Kami bangga dan sangat terharu memiliki pemimpin seperti Wilson Lalengke. Meskipun media arus utama Indonesia mungkin telah mengabaikan tonggak sejarah ini, anggota PPWI di seluruh negeri memastikan pencapaiannya dirayakan dengan bahagia dan ucapan syukur.


Doa tulus terus mengalir untuk kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan yang lebih besar baginya dan keluarga besar PPWI di masa depan. Kisah Wilson Lalengke bukan hanya tentang seorang anak bangsa Indonesia, ini tentang kekuatan warga biasa untuk menciptakan perubahan yang luar biasa. (*)


_Penulis: Pewarta dan praktisi kesehatan, bermastasiun di Solok, Sumatera Barat_

Postingan populer dari blog ini

Danrem 081/DSJ Resmikan Ambulance IGD dan Ruang Isolasi Rumkit Tingkat IV Madiun

AENEWS9.COM| |Kota Madiun – Rumah Sakit tingkat IV Madiun saat ini semakin meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Salah satunya yaitu dengan keberadaan satu unit mobil ambulance IGD baru dan ruang isolasi. Diharapkan dengan sarana dan prasarana yang semakin baik, nantinya akan dapat membuat rumah sakit tersebut semakin maju dari segi pelayanaannya. “Apa yang sudah ada agar terus dikembangkan. Supaya rumah sakit ini semakin baik dan bagus,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E, M.Si, dalam sambutannya, Selasa (11/1/2022). Lebih dari itu, Danrem juga berpesan agar Karumkit tingkat IV Madiun, Mayor Ckm dr. Aan Riswandi Sp.PK mampu terus berinovasi dan berkreasi. “dr. Aan meskipun masih baru menjabat sebagai Karumkit harus terus mendesain rumah sakit ini supaya tetap semakin bagus,” lanjutnya. Dengan adanya berbagai upaya yang terus dilakukan, Danrem berharap masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan dari Rumkit tingkat IV Madiun akan se...

4 Jembatan Garuda Selesai di bangunn di Ponorogo Hadirkan Beribu Manfaat

Ponorogo,  KLIKAENEWS.COM - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal). Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. "Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamat...

Paslon 1 Terpilih, Pemilihan Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo Jadi Praktik Demokrasi Pelajar

PONOROGO   KLIKAENEWS.COM-  Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 3 Ponorogo masa bakti 2026/2027 menjadi ruang belajar demokrasi bagi para pelajar. Dari tiga pasangan calon yang berkompetisi, pasangan nomor urut 1, Kinaya Adiasti Azzaha dan Jingga Az-Zahra Al-Fath Setiawan, terpilih memimpin organisasi siswa tersebut untuk masa bakti 2026/2027.Rabu (23/09/2026 Paslon 1 memperoleh 316 suara. Paslon 2, Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, meraih 143 suara, sedangkan Paslon 3, Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio, memperoleh 117 suara. Sebanyak 63 suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan yang diikuti tiga pasangan calon serta peserta didik kelas VII, VIII, dan IX itu dirancang sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi warga sekolah. Selain Paslon 1, terdapat Paslon 2 Ozie Gentha Mahardika Nadindra dan Maulana Damar Dwi Guna, serta Paslon 3 Yusuf Ilyasa Al Hafidh dan Justin Fan Aprilio. Kepala SMPN 3 Ponorogo H.Subhan Masruri, S.Pd., mengatakan k...