Langsung ke konten utama

Postingan

Anggota Kelompok Tani Pertanyakan Bantuan Traktor yang Tidak Boleh Di Gunakan

Madiun (aenews9.com) - Bantuan hand Traktor yang di berikan Dinas pertanian Kabupaten Madiun menjadi polemik bagi anggota kelompok tani Karya Makmur I Dusun Setemon,Desa Kebonsari,Kabupaten Madiun,dari hasil wawancara aenews9.com dengan  narasumber anggota kelompok tani karya makmur I  yang mengeluh bantuan hand traktor tersebut.Di duga tidak diperbolehkan di gunakan oleh oknum pengurus bendahara kelompok tani karya makmur I.   Permasalahan itu dirasakan anggota kelompok tani Karya Makmur I,dusun setemon,desa Kebonsari,Kabupaten Madiun.   " kami anggota kelompok tani karya makmur I tidak di perbolehkan memakai  hand traktor dalam menggarap sawah oleh bendahara kelompok tani,padahal itu bantuan yang di peruntukan untuk kelompok tani dusun setemon,ketua kelompok tahu tapi tidak bertindak untuk menyelesaikan permasalahan ini,"urainya.   Seharusnya hal ini di musyawarahkan dahulu dengan sesama anggota baik waktu pertama mendapat bantuan dan juga ...

3 Balon Bupatidan Wabup Belum Serahkan LHKPN

MADIUN (aenews9.com)  — Ada tiga pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Madiun yang belum menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) sebagai salah satu persyaratan peserta Pilkada 2018. Wahyudi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun di Madiun, mengatakan dua dari tiga pasangan calon sebetulnya telah menyerahkan LHKPN. Namun, laporan itu tidak disertai tanda terima dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),sabtu,(20/01/2018) lanjut Wahyudi, sesuai SE KPK Nomor 19 tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penyampaian LHK dan Pemberian Tanda Terima dalam Proses Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, bukti tanda terima LHKPN harus disertai  barcode  KPK. "Kami beri kesempatan bakal calon pasangan untuk melengkapi dan memperbaiki kekurangan yang ada, dan kami berikan tenggang waktu mulai Kamis sampai Sabtu ini  (20/01/2018)," ujar Wahyudi Dua bakal paslon yang telah melaporkan harta kekayaannya adalah pasangan Drs.H. Djoko ...

Kios Di Tempat Wisata Sarangan Ludes Terbakar

Magetan (aenews9.com)- Kebakaran  terjadi  di kawasan wisata telaga Sarangan,kecamatan PlaosanKabupaten Magetan, Jumat malam,pukul 20.12WIB (19/01/2018). Peristiwa kebakaran bermula dari percikan api di salah satu dapur rumah makan Bu Mur,cuaca yang berkabut tipis di Sertai angin sedikit kencang mengakibatkan api merambat dengan cepat hingga meludeskan 3kios dan 2 dapur di lokasi wisata telaga sarangan. Warga di bantu dengan BPBD Kabupaten Magetan,Koramil Plaosan,Pos polisi sarangan bahu membahu dengan alat seadanya memadamkan api agar tidak merembet ke mana-mana. Hingga pukul 21.10 WIB api dapat di padamkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Hingga berita ini di turunkan belum bisa di taksir berapa  kerugian materiil.(Sutrisno)

Kebacut.... Bayi Laki Laki Dibuang di Halaman Rumah Warga

Madiun(Aenews.com)- Warga RT 01/01 Desa klorogan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun di buat geger dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di halaman rumah warga samping SMPN 2 Kebonsari terbungkus di dalam kardus lengkap dengan perlengkapan bayi.Di duga bayi laki-laki ini akibat hubungan gelap.Sabtu (13/1/2018). Muhidin (51) pemilik rumah yang menemukan pertama kali bayi di halaman rumahnya menceritakan bahwa pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB dirinya mau membuka pintu pagar dan melihat ada kardus yang di taruh di halaman rumahnya dengan penasaran dirinya membuka kardus yang ternyata berisi bayi laki-laki yang masih merah segera dirinya melapor ke Polsek kebonsari,karena bukan wilayah hukum dari Polsek Kebonsari dirinya di sarankan melapor ke Polsek geger. Setelah menerima laporan, Polsek geger yang di pimpin Kanit Reskrim Aiptu Suyitno melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP terdapat barang bukti dua buah kardus mie instan yang penuh ceceran darah ,pembalut wanita, kain ja...

Ketua Umum PPWI Angkat Bicara terkait Statemen Ektrim Kapolresta Semarang Yang Dinilai Bahayakan Polri

Jakarta  (Aenews9.com) - Vedio Press release Polresta Semarang beberapa waktu lalu tentang penangkapan 13 orang pelaku begal yang meresahkan warga semarang, menjadi viral. Pasalnya dalam pernyataannya kapolresta Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji menyampaikan bahwa dirinya menghalalkan masyarakat untuk me - massa pelaku ketika melihat adanya kejahatan begal, pernyataan tersebut bahkan diulang - ulang  beberapa kali oleh Kapolresta Semarang seakan meyakinkan masyarakat akan kesungguhanya dalam menyatakan sikap. Namun hal tersebut mestinya tidak di lontarkan oleh setingkat kapolres yang merupakan perwira polri yang tentunya sangat faham akan hukum yang ada di negeri ini. Ketua umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( PPWI )   Wilson Lalengke pun angkat bicara terkait sikap Kapolresta Semarang ini. Melalui pesan singkat whatsshap,Kamis ( 11 / 01 / 2018 ) Wilson Lalengke menyatakan keprihatinnanya, menurutnya ada sedikitnya 10 kesalahan fatal terkait pernyataan K...

Setiap Kamis, 18 Anak Penderita Hemofilia ini Harus Jalani Penyuntikan

Teropongnusa.com, MADIUN – Sebanyak 18 anak yang menderita Hemofilia se-Karesidenan Madiun, hari ini Kamis 11 Januari 2018 melakukan suntik di RSUP Dr. Soedono Madiun. Dari ke 18 anak tersebut, semuanya diantar orangtuanya masing-masing dan mereka sengaja datang seusai pulang sekolah sekitar pukul 12.00WIB. Tidak ada kecemasan di wajah anak-anak saat dilakukan penyuntikan, malah diantara mereka saling berebut untuk disuntik duluan. Sebagai informasi, penderita Hemofilia cara perawatannya adalah melakukan suntik seminggu sekali, karena jika tidak maka bisa berakibat fatal bagi si penderitanya bahkan bisa meninggal dunia. Perlu diketahui penyakit Hemofilia muncul karena tidak lengkapnya fakor-faktor tertentu yang terkandung dalam sel darah merah, sehingga jika seseorang menderita penyakit ini maka harus menjaga tubuhnya agar tidak luka. Karena jika terjadi luka, pendarahan yang disebabkannya akan lama berhentinya. Pendiri Paguyuban Hemofilia Madiun Raya, Dwi Hanaf...

Puting Beliung Dan Longsor Landa Magetan

Magetan (aenews.com) -- Hujan deras yang di Sertai angin kencang menyebabkan bencana puting beliung dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Magetan Selasa(09/01/2017). Tiga wilayah yang terdampak bencana puting beliung dan pada pukul 16.00 Wib adalah Desa Sumberdaya,Dukuh Ngelang,Kec.Panekan,Desa Tapak,Dukuh Jomblang buntung RT 06/RW 02,Kec.Panekan,Kelurahan Kraton,Kec.Maospati,Magetan. Di Dukuh Ngelang Desa Sumberdaya,Kec.Panekan ratusan rumah terdampak dan ratusan pohon tumbang menutup akses jalan,lahan pertanian porak-poranda dan jalur aliran listrik sampai saat ini masih belum dapat kembali normal dan masih dalam perbaikan dan pembenahan petugas PLN. Sedangkan di Desa Tapak,Kec Panekan    di laporkan pohon tumbang menutup    akses jalan antar dusun. Sementara itu dari laporan yang diterima Puting beliung juga menghantam wilayah komplek AURI yang menyebabkan pohon tumbang di dalam kompleks dan di jalan protokol.Tidak ada korban jiwa dalam kejadi...