MAGETAN, KLIKAENEWS.COM- Polemik seputar menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah mengguncang dunia maya sejak awal Februari 2026 kini mengarah pada tuntutan penegakan aturan yang lebih tegas. Organisasi Masyarakat Orang Indonesia (OI) Bersatu mengeluarkan seruan keras agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan tidak menganggap remeh amanah publik dan menghindari sikap yang dianggap arogan dalam pengelolaan program. Ketua OI Bersatu, Sifaul Anam, menegaskan bahwa anggaran MBG bukanlah sumber keuntungan bagi siapapun, melainkan hak yang harus dinikmati siswa dengan didukung dana negara yang bersumber dari kontribusi rakyat. "Ini bukan mainan—uang yang digunakan adalah hasil jerih payah masyarakat, jadi harus tepat sasaran dan sesuai standar," ujarnya. Selain persoalan kualitas pangan dan kelengkapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Anam menyoroti perlunya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan biaya operasional di setiap S...