Langsung ke konten utama

Postingan

Samsul Rizal Kembali Terpilih Sebagai Rektor Unsyiah,PPWI Ucapkan Selamat

JAKARTA (aenews9) - Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional bersama seluruh anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) se-Nusantara dengan tulus dan berbangga hati menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses kepada Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng yang terpilih kembali sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, periode 2018-2022. Untuk pengetahuan kita bersama, Prof. Samsul yang menyelesaikan pendidikan pascasarjana dan doktoralnya di Jepang itu, saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPD PPWI Aceh dan berdasarkan hasil Kongres Nasional PPWI November 2017 lalu, beliau ditetapkan sebagai salah satu dewan penasehat di kepengurusan nasional PPWI periode 2017-2022. "Kita iringi penugasan beliau sebagai Rektor Unsyiah dengan doa dan harapan semoga senantiasa sehat dan penuh semangat dalam mengemban amanah yang dipercayakan kepada Tokoh Pendidikan Aceh yang telah berhasil membawa Unsyiah menjadi salah satu universitas terbaik di negeri ini. Sekali lagi ...

Terciduk..Kartu Kuning dari Aktifis Lingkungan Magetan Untuk DLH Magetan Atas Kinerjanya

Magetan (aenews9com) -Aktifis dan pemerhati lingkungan hidup Magetan warning DLH Kabupaten Magetan terkait kondisi lingkungan hidup di  Magetan yang semakin memprihatinkan alias darurat lingkungan hidup.           Rudi Hartono Setiawan yang akrab di panggil atau  Gus Rugos bersama beberapa aktifis pemerhati lingkungan hidup lainnya dan didampingi beberapa awak media  menghadap Plt. kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Magetan,Agung Lewis,dan diterima di ruang kerja Plt.DLH Kabupaten Magetan,Selasa (6/2/2018)   Dari diskusi  tersebut ada   beberapa point dianggap darurat yang disampaikan diantaranya, bahwa DLH Kabupaten Magetan tidak mempunyai data informasi yang disuguhkan kepada masyarakat  terkait kondisi lingkungan hidup yang sudah memasuki darurat lingkungan. Salah satu contohnya adalah tentang pengelolaan lingkungan dari dampak lingkungan dari kegiatan usaha kulit baik yang di kelola peme...

Mbak Puty Cawagub Jatim Blusukan ke Pasar Sayur Magetan

Magetan (aenews9.com) – Cawagub JawaTimur Puty Guntur Soekarno putri berkunjung ke pasar sayur Magetan,Senin(5/2/2018) siang.     Kunjungan Puty Guntur Soekarno Putri ( akrab di sapa Mbak Puty) ke pasar sayur selain untuk mengenalkan diri sebagai Cawagub jawa timur sekaligus menyerap aspirasi dan keluhan pedagang pasar.Dalam kunjungan ke pasar sayur Magetan,Mbak Puty berjalan memasuki pasar sayur dan menyalami para pedagang dan masyarakat yang sudah menunggu kedatangan dengan antusias.     Dalam kunjungan ke pasar sayur Magetan masyarakat banyak yang ingin mengajak  Mbak Puty berfoto selfi dan permintaan itu di ladeni dengan tersenyum.     Mbak Puty terus berjalan mengelilingi pasar sambil menyapa dan mengenalkan diri kepada pedagang pasar dan masyarakat,sesekali ngobrol gayeng dengan pedagang pasar seperti sudah akrab lama.     Dalam kunjungan tersebut Mbak Puty blusukan ke pasar sayur nampak juga di...

Akhirnya...Sat Pol PP Magetan Beri Tenggang Waktu Warem 13 Hari

Magetan(aenews9.com) Setelah Keluhan dan keresahan  warga Desa Malang,Maospati Magetan terkait keberadaan warung remang-remang yang diberitakan dan  diunggah 21media onlen lokal maupun nasional,yang menyoroti tidak ada respon dari Satpol PP Kabupaten Magetan,Akhirnya Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Satuan Polisi Pamong Praja  melakukan penindakan dengan mendatangi warung remang-remang yang berada di sepanjang jalan raya Maospati- Ngawi desa Malang Kecamatan Maospati Magetan,Minggu(4/2/2018) malam.     Ada sekitar 43 warung kopi dan karaoke yang berhasil di data petugas Satuan  polisi  Pamong Praja .    Kepala Satpol PP Kabupaten Magetan Chanif Tri Wahyuni  melalui Kepala Bidang Penegakan Perda Rahmad,mengatakan "kami telah mengumpulkan dan mendata pemilik warung kopi dan pemilik kafe yang berada di sepanjang jalan raya Maospati- Ngawi desa malang dan ada 43 warung dan kafe yang sudah kami data dan kami telah warning denga...

6 Warga Kabupaten Madiun Di duga Suspect Difteri

Madiun(aenews9.com)-  Penyakit Difteri yang sempat ramai di bicarakan pada 2017 lalu masih terus diwasan sudh ada 6 warg padai. Sedikitnya sudah ada enam warga Kabupaten Madiun yang di duga terkena suspect difteri dan kini tengah menjalani pemeriksaan di Balai Besar Kesehatan (BLK) Surabaya.    Dari data Dinkes Kabupaten Madiun telah mendata ada sekurang-kurangnyapasien yang di duga terkena suspect difteri awal Januari 2018.    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun,Soelistiyo Widyantono mengatakan sudah ada 6 warga di Kabupaten Madiun yang di duga menderita suspect difteri yang mengalami gejala seperti demam,flu,radang tenggorokan,dan ada selaput warna putih di rongga bagian mulut atas.Keenam pasien tersebut sudah di bawa ke BLK Surabaya untuk pemeriksaan hasilnya negatif diftri.    "Setelah kami cek ke Balai besar Laboraturium Kesehatan Surabaya,semuanya negatif ,ini hanya kecurigaan saja gejalanya sama "kata Sulis   ...

Warga Desa Malang Maospati Laporkan Warung Esek-Esek ke Satpol PP Propinsi

Magetan, (aenews9.com) Merasa tak mendapatkan tanggapan atas laporan keberadaan kafe remang - remang ke Satpol PP Magetan, Dua orang perwakilan warga Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan meluruk ke kantor Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Jl.Jagir Wonokromo No.352 Surabaya, J um'at (26/01/2017). Di kantor Satpol PP Provinsi Jawa Timur perwakilan warga tidak dapat menemui Kepala Satpol PP Provinsi dan diterima oleh kasi lidik Satpol PP Provinsi, Nur Arief. Ketika dikonfirmasi masalah sp 3(tiga) Nur Arief mengatakan "Satpol PP Provinsi sudah berkirim surat kepada Dinas PU Binamarga Provinsi, namun hingga saat ini belum ada jawaban.” Perwakilan masyarakat desa Malang mengaku sangat kecewa dan putus asa mau berbuat apa lagi, Aryo salah satu perwakilan warga menuturkan,” kami gak tau lagi mas harus mengadu pada siapa, padahal kami hanya inginkan hak kami untuk bisa merasakan hidup tentram, kami ingin lingkungan kami nyaman, dan segala upaya sudah kami laku...

Bantuan10 Ton Dikirim Ke Asmat melalui Lanud Iswajuhdi Magetan

Magetan(aenews9.com) -Akhir-akhir ini banyak tersiar kabar pemberitaan baik dari media massa maupun televisi terkait kondisi masyarakat papua khususnya suku Asmat yang mengalami penderitaan gizi buruk dan penyakit campak.   Kabar miris yang di derita warga papua khususnya penduduk Kabupaten Asmat membuat banyak lapisan masyarakat bersimpati sekaligus prihatin hngga mengumpulkan bantuan untuk bisa segera di salurakan.  Sebanyak 10 Ton bahan makanan dan pakaian serta perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari di kirimkan ke Kabupaten asmat,Propinsi Papua melalui Lanud Iswahjudi,Magetan,Senin(29/01/2018) pagi    Bantuan berasal dari TNI,Polri,Pemkab Madiun,Pemkab Magetan,Pemkot Madiun,BUMN,serta perusahaan swasta di wilayah Madiun di kirim menggunakan pesawat Hercules C 130 dari Skuadron Udara 32 Lanud  Abdurrahman Saleh,Malang dengan di piloti oleh Letkol Penerbang Suban.    Danlanud Iswahjudi Marsma TNI udara Samsul Rizal kepada wartawan mengatakan...